SuaraSumsel.id - Sebenyak lima karya budaya milik masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), pada akhir Agustus lalu.
Adapun kelimanya yakni telok abang Palembang, Incang-incang Pedamaran dari OKI, Jidur Pedamaran nan juga dari OKI, Sedekah Balaq yang berasal dari OKU Timur dan Tari Erai-erai yang berasal dari Lahat.
Perwakilan Sumatera Selatan, mengungkapkan apresiasi sekaligus mengungkapkan jika pencapaian tersebut merupakan kerja keras semua pihak dalam melengkapi data kajian, foto, video dan data pendukung lainnya.
Maestro tari erai-erai, Martini dan Yessi sebagai penulis kajian mengungkapkan jika tari Erai-erai ini merupakan karya budaya yang pertama dari Kabupaten Lahat yang ditetapkan sebagai WBTb Indonesia.
"Tentu ini akan memotivasi untuk lebih giat lagi dalam mengusulkan karya budaya di tahun-tahun berikutnya,“ sambung Martini.
Sidang penetapan yang diseleksi oleh 14 orang tim ahli, dihadiri juga oleh perwakilan dari unsur instansi kebudayaan dari 31 provinsi, budayawan dan maestro dari karya budaya yang diajukan.
Ketua Tim Seleksi Lono Simatupang, dari 215 karya budaya yang disidangkan, hanya 2 yang ditangguhkan selain itu, 213 karya budaya ditetapkan sebagai karya budaya.
Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid mengingatkan agar daerah giat melakukan penggalian pada warisan budaya yang sudah ditetapkan.
Hampir 2000 karya sudah menjadi WBTb saat ini.
Baca Juga: Diusulkan 3 Nama Kandidat PJ Gubernur Sumsel, Siapa yang Dipilih Mendagri Tito Karnavian?
“Jika kondisi karya budayanya seperti itu (mati segan hidup tak mau), maka kita coba melihat masahalahnya. Apakah pelakunya makin berkurang, atau karena hal apa. Tetapi jika memang komitmennya lemah, mungkin nanti akan kita pertimbangkan untuk menarik kembali status WBTB-nya. Bisa saja statusnya dihapuskan,” ujarnya menjelaskan.
Berita Terkait
-
Diusulkan 3 Nama Kandidat PJ Gubernur Sumsel, Siapa yang Dipilih Mendagri Tito Karnavian?
-
Breaking News, Penumpang Super Air Jet Menumpuk di Bandara SMB Palembang Karena Delay
-
Breaking News, Belasan Rumah Panggung Terbakar di Semendo Muara Enim
-
Palembang Dikepung Asap Karhutla dari OKI, Warga Protes Kualitas Udara Tidak Sehat
-
Udara di Palembang di Level Tidak Sehat, IDAI: Anak-Anak Diminta Kembali Pakai Masker
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video
-
Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel