SuaraSumsel.id - Sebanyak 186 kuliner khas Palembang, Sumatera Selatan kembali dikenalkan di Festival Makanan Bigen Lorong Roda. Festival yang digelar selama dua hari ini, menjual ragam makanan khas di antaranya pempek, dadar jiwo, kue lumpang, kue pari, gonjeng, srikaya ketan, maksuba, dan lainnya.
Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan sekarang ini pasar kuliner dipenuhi produk makanan modern dari luar negeri, jika tidak diimbangi dengan pelestarian makanan tradisional khas daerah maka generasi muda nantinya tidak bisa menikmati bahkan melihat bentuk makanan khas Palembang.
Penyelenggaraan festival yang kedua ini hasil kreatifan warga Lorong Roda mempertahankan makanan tradisional khas Kota Palembang dengan tetap memproduksi aneka jenis makanan 'bingen'.
Makanan yang ditampilkan di festival makanan bingen tahun ini diharapkan tetap bisa diproduksi dan dijual di warung, toko kue, pasar tradisional, kios UMKM, dan pasar swalayan/modern.
Bahkan diharapkan tidak hanya bisa tetap diproduksi dan dijual di pasar tetapi jumlahnya bisa bertambah dengan mencari makanan 'bingen' lain yang mungkin bisa diangkat atau diolah kembali.
Upaya pelestarian makanan tradisional khas daerah itu akan terus didorong dengan menggalakkan kegiatan serupa di kawasan permukiman warga lainnya, kata Wali Kota Palembang tersebut.
Ketua Panitia Festival Makanan Bingen Lorong Roda 2023 Mardhatillah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti 60 pedagang makanan bingen yang merupakan warga Palembang asli.
Lorong Roda merupakan kawasan permukiman yang selama ini warganya banyak membuat dagangan makanan bingen/khas daerah dan pernah menjadi pemenang kampung kreatif dengan ciri khas makanan bingen.
Baca Juga: Digitalisasi UMKM BRI Bikin Pariwisata Palembang Lebih Modern
Berita Terkait
-
Digitalisasi UMKM BRI Bikin Pariwisata Palembang Lebih Modern
-
Heboh Air Sumur Warga Betung Selatan Keluarkan Cairan Pertalite, Dipakai di Motor Bisa Nyala
-
Ibu-Ibu Pengajian Teriak Histeris 'Allahu Akbar', Bus Tetiba Mundur Dan Tergelincir
-
Lirik Pasar Infrastruktur Sumsel, Emiten Semen Plat Merah SIG Bikin Pabrik Beton
-
Digitalisasi BRI Gandeng UMKM Lokal Promosikan Komoditi Unggulan Daerah
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Hari Keenam Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal, Tim SAR Temukan 2 Terpal, 3 Life Jacket dan 1 Galon
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?