SuaraSumsel.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kota Palembang, Sumatera Selatan masih menunggu tujuh partai politik (parpol) dari 18 parpol peserta Pemilu 2024.
Ketujuh berpotensi absen ini, belum mendaftarkan bakal calon anggota legislatif (bakal caleg) hingga sore pada hari terakhir pendaftaran.
"Hingga sore ini sudah 11 parpol yang menyerahkan berkas pendaftaran bakal caleg, sedangkan tujuh parpol yang belum mendaftarkan bakal caleg akan kami tunggu hingga tengah malam ini," kata anggota KPU Palembang Kurniawan di Palembang, Ahad.
Parpol yang belum mendaftarkan bakal calegnya di antaranya Partai Garuda, Gelora, Gerindra, dan Partai Buruh.
Meski demikian, melansir ANTARA, Beberapa parpol tersebut telah menghubungi petugas sekretariat segera mendaftarkan bakal calegnya, karena itu diharapkan hingga batas waktu yang ditetapkan semua parpol telah menyerahkan berkas bakal calegnya.
"Jika hingga batas waktu yang ditetapkan 14 Mei 2023 pukul 24.00 WIB ada parpol yang tidak menyerahkan berkas pendaftaran bakal caleg, berarti parpol tersebut tidak mengikuti kompetisi perebutan kursi DPRD Kota Palembang," kata Kurniawan.
Salah satu parpol yang mendaftarkan bakal calegnya pada hari terakhir pendaftaran yakni Partai Demokrat.
Pendaftaran bacaleg Partai Demokrat ke KPU daerah setempat dipimpin Ketua DPC Partai Demokrat Palembang Yudha Pratomo.
Baca Juga: Cerita Ibu Melahirkan di Sumsel, Ditandu 5 Jam di Jalan Rusak Karena Fasilitas Puskesmas Terbatas
Berita Terkait
-
Penyelundupan Ganja di Bandara SMB II Palembang Berkali-kali, Modus Dibungkus Kardus Pempek
-
Cerita Ibu Melahirkan di Sumsel, Ditandu 5 Jam di Jalan Rusak Karena Fasilitas Puskesmas Terbatas
-
Menantu Gubernur Herman Deru Kena PAW PAN Sumsel
-
Kesalnya PAN Pada Menantu Gubernur Herman Deru: Nyaleg Nasdem, Enggan Mundur dari PAN
-
Kronologi Bayi Laki-Laki Ditemukan di TPU di Muara Enim, Ada Memar Dengan Terbungkus Kain Putih
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Selingkuhan dengan Sianida, Ini Kronologinya
-
Kilang Plaju Cetak Operator Scaffolding Bersertifikat, Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal
-
Dari Sawit hingga Mess Dibakar, Ini Kronologi Kerusuhan PT BCP Group Wilmar