SuaraSumsel.id - Pempek telah menjadi makanan khas Palembang yang populer. Menghantarkan pempek menjelajahi nusantara telah menjadi andalan PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), Sumatera Selatan (Sumsel).
Beberapa hari nan lalu akun media instagram ramai membagikan cerita berupa tantangan membelikan pempek langsung ke Palembang dari kota Jakarta. Sang pemberi tantangan menyediakan uang Rp 2 juta agar bisa mendatangkan pempek dalam satu hari langsung dari ibu kota Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut.
Awalnya seorang wanita menolak tantangan ini. Namun tidak dengan seorang pria yang berprofesi sebagai sopir ojek online. Dia menerima menerima dan berhasil membawakan pempek langsung kota Palembang dengan menaiki pesawat di hari yang sama.
Beberapa kardus pempek itu memang tiba pada satu hari yang sama, tepatnya menjelang dini hari di Jakarta. Hitungan ekonomisnya setiap satuan harga pempek yang dibawa langsung dari Palembang melalui tantangan tersebut tentu lebih mahal.
Akan sama ceritanya, dengan semangat mitra-mitra pempek yang berada di kampung masyarakat asli Palembang nan berusaha menghantarkan pempek lebih cepat dengan metode vakum dan freezer (pendingin).
Di Palembang ada kampung pempek yang diusahakan oleh masyarakat asli yang rerata mendapatkan sematan gelar Raden, yakni gelar khusus pada keturunan laki-laki kebangsaan. Lokasinya berada di 27 Ilir yang tidak jauh dari pusat kerajaan kesultanan Palembang. Dahulu yang menetap di kawasan ini rata-rata ialah adipati.
Mereka pun menjadikan pempek sebagai kudapan kesultanan yang penuh keistimewaan. Kawasan ini pun kemudian dikenal kampung para raden nan juga berkembang sebagai kawasan pusat kuliner khas Palembang.
Di kampung ini, memproduksi rata-rata makanan tradisional seperti pempek dan kudapan olahan ikan lainnya. Namun bagi sekelas UMKM seperti mereka, menghantarkan pempek dalam jumlah yang tidak banyak, juga butuh siasat bisnis.
Setidaknya selama tiga tahun terakhir atau selama pandemi Covid-19, UKM makanan tradisional mengenal metode pendingin sekaligus vakum guna memperpanjang usia awet dalam perjalanan menjelajahi tempat tujuan pembelinya.
Baca Juga: Ada Indikasi Praktik Cuci Uang di Bisnis Solar Ilegal di Sumsel, Ditemukan Rekening Rp 16 Miliar
Terobosan yang juga dikenalkan JNE dengan menggunakan armada truk pendingin (truk freezer). Perlu diakui jika penggunaan armada truk pendingin memang bukan satu-satunya yang ditawarkan perusahaan ekspedisi di Palembang, namun JNE berani lebih kompetitif dengan harga bersaing.
“Jika dibandingkan dengan yang lain, layanan truk pendingin JNE lebih murah, di angka Rp9.000 per kilogram,” ujar Jimmy Firmansyah menceritakan bagaimana pengalamannya yang membandingkan dengan jasa layanan ekspedisi lainnya.
Pengusaha dengan merek dagang pempek Jimmy Devaten menjadi salah satu reseller JNE dengan pengiriman dari kampung para raden tersebut tergolong besar.
Terobosan Gandeng Para Mitra UKM
Dia menggandeng puluhan mitra yang merupakan Usaha Kecil Mikro (UKM) yang tetap berupaya menghantarkan pempek sebagai komoditi kuliner unggulan ke luar Palembang, bahkan ke luar Pulau Sumatera.
Jimmy menceritakan di kampung para raden ini, skala produksinya lebih kecil jika dibandingkan dengan skala toko miliknya. Mereka memanfaatkan dapur pribadi memproduksi pempek seharga Rp1000-Rp2500 per pempek ukuran kecil.
Tag
Berita Terkait
-
Waktu Imsak 3 April 2023 Wilayah Palembang, Prabumulih, Lubuklinggau Dan Pagar Alam
-
Jadwal Buka Puasa Wilayah Lubuklinggau 2 April 2023 Disertai Doa
-
Jadwal Buka Puasa Wilayah Prabumulih 2 April 2023 Disertai Doa
-
Jadwal Buka Puasa Wilayah Palembang 2 April 2023 Disertai Doa
-
TV Analog Dimatikan, Harga STB Di Palembang Naik Rp350 Ribu
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Putra Palembang yang Menembus Puncak TNI
-
Kasus Wanita Muara Enim yang Jasadnya Dibakar Mantan Pacar: Kronologi, Motif, dan Fakta Terbaru
-
Biaya Kuliah Universitas Muhammadiyah Palembang 2026, Cek UKT Semua Jurusan dan Kedokteran
-
Pembenahan Struktur Pengawasan BUMN Dapat Dukungan Pengamat, Efisiensi Jadi Fokus Utama
-
Panduan Lengkap Bank Sumsel Babel 2026: Tabungan, BSB Mobile, KPR, KUR, dan Layanan Digital