SuaraSumsel.id - Ajaran Raja Adil Khalifah Akhir Zaman yang kembali muncul di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) terus diselidiki oleh pihak kepolisian
MUI Ogan Ilir pun telah menetapkan jika aliran atau ajaran ini sesat pada tahun lalu. Berikut sejumlah fakta-fakta mengenai ajaran Raja Adil Khalifah Akhir Zaman, yang dipimpin oleh Rosidi.
1. Polisi menyelidiki ajaran dan pengikut ajarannya.
Aparat kepolisian pun menelusuri dugaan keberadaan ajaran sesat di Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel. Kapolda Sumsel, Irjen Rachmad Wibowo mengatakan informasi terkait dugaan ajaran sesat tersebut sudah diterima dalam penelusuran personel kepolisian setempat.
"Jadi, sudah kami sampaikan untuk di cek (kebenarannya)," kata dia.
Sebelum mendapatkan kejelasan suatu peristiwa yang menjelaskan bahwa ajaran itu sesat dan menyesatkan maka kepolisian atau aparat penegak hukum belum bisa melakukan tindakan hukum.
2. Rosidi yang mengaku Raja Adil Khalifah Akhir Zaman
Informasi yang dihimpun dari kepolisian diketahui, seorang pria bernama Rsd (62) yang mengaku Raja Adil Khalifah Akhir Zaman bermukim di Desa Kuang Dalam Timur, Kecamatan Rambang Kuang, Ogan Ilir.
Rosidi merupakan kepala keluarga untuk empat anggota keluarganya menganut Tasawuf Maqqom Haqiqi Mutlaq Raja Adil yang dipelajarinya sejak tahun 1982.
Baca Juga: Heboh Ajaran Raja Adil di Sumsel, Tasawuf Makom Hakiki Mutlak yang Ingin Satukan Agama Menjadi Islam
3. Sudah dinyatakan sesat oleh MUI Ogan Ilir Tahun Lalu.
Ajaran itu sesat karena dilakukan atas pengakuan atas diri sendiri telah mendapatkan wahyu untuk wajib sujud di atas maqom keramik putih di hutan yang jelas bertentangan dengan ajaran Islam.
Namun ajaran ini belakangan mencoba dihidupkan kembali oleh pengikut Rosidi.
4. Pengikut menyebarkan brosur, poster di desa
Melansir ANTARA, mereka menyebar brosur, poster berukuran besar dari dusun ke dusun bernarasikan pria itu disebut Raja Adil yang memimpin khilafah Islam seluruh manusia di muka bumi ini seluruh agama akan disatukan menjadi agama Islam dan memegang akhir zaman.
Tag
Berita Terkait
-
Waktu Imsak Hari Ini, 28 Maret 2023: Wilayah Palembang, Prabumulih, Lubuklinggau Dan Pagar Alam
-
Sepi Pembeli, Harga Sembako Pasar Murah Pemkot Palembang Dikeluhkan: Selisih Hanya Rp500
-
Jadwal Buka Puasa di Pagar Alam, Senin 27 Maret 2023 Disertai Doa
-
Jadwal Buka Puasa di Lubuklinggau, Senin 27 Maret 2023 Disertai Doa
-
Jadwal Buka Puasa di Prabumulih, Senin 27 Maret 2023 Disertai Doa
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Dengung Kecil, Jejak Besar Efek Berganda Migas yang Mengubah Nasib Perempuan Desa
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Aset Lewat Kerja Sama dengan Kejari PALI
-
Usai Terima SK Plt Pasca Edison Jadi Tersangka, Bisakah Sumarni Jadi Bupati Muara Enim?
-
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Ini Dampaknya bagi Kelas Menengah dan UMKM di Sumsel
-
Apa Itu Jongot? Cara Orang Musi Menjaga Pangan, Air, dan Ingatan Leluhur di Sumsel