SuaraSumsel.id - Selebgram Palembang, Ernita alias Nita Kings dilaporkan sejumlah peserta arisan yang kebanyakan wanita atas dugaan penipuan arisan online. Selebgram dilaporkan membawa kabur uang arisan dari 48 orang korbannya dengan total mencapai Rp600 juta.
Dari isi laporannya, salah satu korban bernama Erna mengakui jika terlapor membagikan informasi dari akun Instagram tentang arisan online dengan uang setor awal sebesar Rp15 juta.
Awalnya arisan berjalan normal sementara setelah mendekati akhir tahun 2022, arisan yang diikutinya mulai mengalami tersendat-sendat.
“Saya bersama sejumlah korban lainnya belum pernah bertemu langsung dengan terlapor. Selama ini transaksi melalui online, jadi belum pernah bertemu secara langsung,” tutur Erna pada Senin (30/1/2023) malam.
Korban arisan online tidak hanya berasal dari Kota Palembang tetapi juga ada yang dari luar Palembang.
“Untuk kerugian kami masing-masing bervariasi, mulai dari Rp5 Juta sampai Rp50 Juta per orang. Terlapor sendiri saat ini diketahui telah menghilang tanpa adanya kabar,” terangnya.
Senada dikatakan Mardiansyah selaku kuasa hukum korban. Kedatangan mereka di SPKT Polrestabes Palembang melaporkan saudara E yang merupakan Selebgram Kota Palembang melakukan penipuan dan penggelapan arisan online.
“Terlapor ini mempunyai banyak folowers, jadi mudah untuk menarik para korbannya untuk ikut arisan online. Korbannya ada sekitar 48 orang, dengan total kerugian semua korban mencapai sekitar Rp600 juta,” jelas Mardiansyah.
Dengan telah dibuatnya laporan polisi, lanjut Mardiansyah, kliennya berharap agar kiranya Polrestabes segera menindaklanjuti laporan tersebut dan menegakkan hukum seadilnya.
Baca Juga: Modus Lowongan Kerja Tenaga Honorer, Anggota DPRD Sumsel Gelapkan Uang Ratusan Juta
“Berharap juga hak-hak para korban ini dikembalikan,” ujarnya.
Berita Terkait
-
4 Oleh-Oleh Khas Palembang yang Nggak Boleh Ketinggalan
-
Bak Truk Nyangkut di JPO, Jalan Sudirman Palembang Macet Parah Pagi Ini
-
PDAM Tirta Musi Terima Suntikan Rp 800 Miliar Dari Pemkot, Warga Tolak Tarif Naik
-
30 Kilogram Ganja Aceh Dibungkus Kardus Popok Bayi Diangkut Bus AKAP Sempati Star
-
BMKG: Waspada Ketinggian Gelombang Laut Selat Bangka 4 Meter
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda