SuaraSumsel.id - Masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim Sumatera Selatan (Sumsel) masih tersisa tujuh bulan lagi. Pemerintah Provinsi ingin melantik wakil bupati (Wabup) Muara Enim, Ahmad Usmarwi Kaffah.
Pelantikan ini ternyata mendapatkan penolakan dari warga Muara Enim. Datang ke kantor Gubernur Sumsel, mereka meminta agar Gubernur Herman Deru tidak melantik Ahmad Usmarwi sebagai wabup Muara Enim.
Koordinator aksi Endang menjelaskan jika masyarakat menolak pelantikan karena akn dinilai cacat hukum. Mengigat jika persoalan tersebut masih bergulir di PTUN.
”Jadi kami minta Gubernur Sumsel Herman Deru, untuk tidak tergesah – gesah melantik wakil bupati, sebelum putusan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Keluar, tidak usah takut intervensi siapapun, jangan dituruti,” ujarnya
Pemilihan wakil bupati tersebut tidak melalui prosedur hukum. “Tidak ada yang bisa dikerjakan wakil bupati selama tujuh bulan,” tegasnya.
Usai menghadapi masyarakat, Gubernur Herman Deru belum memastikan kepastian mengenai pelantikan tersebut.
“Tadi Gubernur bilang sebelum melantik akan mengumpulkan Forkopimda dan yang bersangkutan untuk dilakukan evaluasi terlebih dahulu, dan menilai dari berbagai aspek baik hukum, sosial dan kondusifitas,” ujarnya.
“Ya kalau tetap dilantik dan tidak mengindahkan proses hukum artinya tidak mengindahkan aspirasi rakyat, jika ternyata tetap ngotot dilantik tentu kami akan tetap menolaknya,” ujarnya melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Baca Juga: Sindikat Pengoplos Solar Ilegal di Sumsel Terbongkar, Pemilik Gudang Kabur
Berita Terkait
-
Sindikat Pengoplos Solar Ilegal di Sumsel Terbongkar, Pemilik Gudang Kabur
-
Sabun Ampas Kopi, Cara Anak Muda Sumsel Berkolaborasi Kembangkan Produk Hulu Hingga Hilir Petani
-
Sarat Pesan Moral, Bupati Panca Minta Rhoma Irama Nyanyikan Lagu Adu Domba di HUT Ogan Ilir
-
Asyik Main di Lapangan, Pelajar MTS Palembang Tewas Tertembak Peluru Nyasar
-
Pilunya Pelajar MTS di Palembang Tertembak Peluru Nyasar, Tembus ke Otak
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video