SuaraSumsel.id - Seorang pemuda tanpa kerjaan di Muara Enim, DSP (22) nekat mengancam kekasihnya sendiri atas foto-foto bugil yang selama ini diabadikan selama berpacaran. Dia pun meneror mantan kekasihnya tersebut agar berhubungan badan layaknya suami istri.t
Menanggapi permintaan pelaku yang tidak dituruti oleh korban, pelaku akhirnya menyebarkan foto-foto korban dalam keadaan bugil, di akun media sosial (Facebook) korban yang sudah diketahui passwordnya.
Atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Muara Enim.
Kapolres Muara Enim, AKBP Andi Supriadi melalui Kasatreskrim Polres Muaraenim, AKP Tony Saputra mengungkapkan salah satu yang dilaporkan ialah peristiwa tersebut terjadi di salah satu kebun karet di kecamatan Gunung Megang, kabupaten Muaraenim , (26/11/2022) lalu.
“Persetubuhan terhadap anak atau pemerkosaan yang dilakukan pelaku terhadap korban, berawal pada tahun 2019 antara korban dengan pelaku berpacaran yang mana pada saat itu korban masih berusia remaja yakni umur 17 tahun dan antara korban dengan pelaku sudah melakukan hubungan badan layaknya suami istri,” ungkapnya.
Saat itu pelaku sempat memotret korban dalam keadaan tanpa busana (bugil) dan pelaku juga meminta korban mengirimkan foto korban yang lain.
“Pada tanggal 27 November 2022 langsung memviralkan photo-pboto bugil korban ke akun facebook korban sendiri dikarenakan sebelumnya pelaku telah meminta paswod dan akun facebook korban sehingga diketahui oleh keluarga korban langsung bertanya kepada korban atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Muaraenim,” bebernya.
Kasatreskrim setelah mendapat informasi keberadaan pelaku ia memerintahkan Kanit IV Satreskrim AIPDA Ridho Darmaydi bersama Team untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan.
“Kita melakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku dan menangkapnya ehingga pelaku berhasil diamankan pada hari Minggu (18/12/2022) sekira pukul 17.30 Wib di Palembang selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Muaraenim,” lanjutnya.
Baca Juga: Berseragam, Kapolda Sumsel Ikuti Misa Natal di Gereja Paroki Khatolik St Yoseph Palembang
“Dari ugungkap kasus persetubuhan terhadap anak atau Pemerkosaan, sebagaimana di maksud dalam Pasal 81 UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang perubahaan kedua atas Undang- Undang RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan atau Pemerkosaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 285 KUHPidana Jo Pasal 64 KUHPidana. Maka pelaku terancam kurungan penjara maksimal 15 tahun kurungan penjara,” pungkasnya.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, adapun barang bukti yang diamankan, kata dia, 1 (satu) helai baju/sweater rajut warna cream, 1 (satu) helai rok plisket panjang warna hitam, 1 (satu) helai kaos dalam warna merah, 1 (satu) helai celana pendek warna hitam, 1 (satu) helai Bh/ Bra warna merah muda tali warna putih, 1 (satu) helai celana dalam warna abu tua dan 1 (satu) buah sendal warna hitam Mark Collin size 37.
Berita Terkait
-
Hati-Hati, Produk Kopi Starbucks Kemasan Tanpa Izin Edar Disita BPOM
-
'Ditakuti' Calon Pengantin Wanita, Pria H-1 Batal Menikah di Palembang: Dia Ngaku Didekati Polisi Juga ASN
-
Kesalnya Pria di Palembang H-1 Batal Menikah: Karena Mahar Kurang Rp700 Ribu, Dia Bentak Ibu Aku
-
8 Pekerja Terluka Akibat Pipa Migas Tanjabbar Barat Terbakar, 1 Meninggal Dunia
-
Truk Angkut Terbakar Saat Bongkar Muat di Pergudangan Mitra Sukarame, JNE Jamin Hal Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?