SuaraSumsel.id - Curah hujan meninggi sejak sepekan lalu membuat dua desa di Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan terendam banjir.
Puluhan rumah di dua desa tersebut terendam banjir hingga warga diminta waspada.
Camat Jirak Jaya Yudi Suhendra mengungkapkan jika sebanyak 40 rumah terendam akibat banjir di Desa Jembatan Gantung. “Ini sudah memasuki hari ketiga, sudah mulai surut, hanya ada sekitar 10 rumah lagi yang terendam,” katanya.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," sambungnya.
Sedangkan Camat Sungai Keruh, Eddy Herianto mengungkapkan jika ada beberapa rumah warga yang terendam di Tebing Bulang.
“Saat ini air sudah berangsur mulai surut, Terima kasih kami ucapkan ke pak Bupati Apriyadi yang hadir langsung memberikan semangat dan bantuan ke warga,” urainya.
Salah satu warga terdampak Banjir, Irian (44) mengaku meskipun rumahnya terendam banjir namun barang-barang alat rumah tangga tetap bisa diselamatkan.
“Alhamdulillah pak Bupati Apriyadi hari ini datang langsung ke Desa kami dan memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir, kami berharap air segera surut dan ke depan solusi untuk mencegah banjir di Desa kami segera terealisasi,” katanya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Kamis (20/10/2022) Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi mendatangi langsung daerah banjir tersebut untuk memastikan kondisi warga.
Baca Juga: Cuaca Sumsel: Palembang Diguyur Hujan Ringan Sampai Malam Hari
Pantauan di lokasi, mantan Kadinsos Pemprov Sumsel itu turun langsung ke area banjir yang merendam puluhan rumah warga yang ketinggiannya mencapai pinggang orang dewasa. Apriyadi juga tampak membawa puluhan paket bantuan sembako untuk warga yang terdampak banjir.
Berita Terkait
-
Mantan Pejabat Polda Sumsel Terima Suap Rp10 Miliar Proyek PUPR Muba Hanya Divonis 3 Tahun Penjara
-
Pupus Harapan Sekolah di Lumbung Sawit Sumsel
-
Sumur Minyak Ilegal di Sumsel Kembali Terbakar, Satu Warga Desa Tewas
-
Viral Keributan Laga Futsal di Sekayu Sumsel, Adu Jotos di Tengah Lapangan Bikin Netizen Kecewa
-
Bupati Apriyadi: Kelembagaan Petani Sangat Penting Bagi Ekonomi Desa di Muba Sumsel
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Promo HUT RI di Wyndham Opi Hotel Palembang, Menginap Dapat Sajian Spesial dan Mooncake Eksklusif
-
Bersama Danantara, BRImo Tembus 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun
-
Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral
-
Sambut Bulan Energy & Loss 2026, Kilang Plaju Perkuat Budaya Efisiensi Energi Berbasis Digital
-
Fee Proyek 45 Persen Terungkap di Sidang, Inikah Penyebab Pembangunan Palembang Disorot?