SuaraSumsel.id - Operasi pasar murah dijadwalkan akan digelar di 30 pasar tradisional di kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel menyiapkan cadangan 500 kantong atau sekitar 5 ton beras di setiap pasarnya.
Pasar murah akan diselenggarakan sepanjang Oktober 2022 secara bertahap. Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengungkapkan operasi pasar akan diselenggarakan dengan tujuan mencegah inflansi SUmsel.
"Provinsi ini swasembada beras, berdasarkan kondisi tersebut tidak ada alasan harga beras mahal sehingga ketika ada gejolak kenaikan harga perlu digalakkan operasi pasar," ujarnya
Kegiatan operasi pasar beras itu dimulai di Pasar Tradisional Lemabang Kota Palembang dengan dukungan stok 500 karung atau lima ton beras setiap pasarnya.
Dalam kegiatan operasi pasar tersebut, masyarakat bisa membeli beras dengan harga murah hanya Rp5.000 per kilo gramnya atau diberikan subsidi hingga Rp6.000 kg.
Melalui kegiatan operasi pasar beras tersebut bisa membantu dan meredakan keresahan masyarakat karena melonjaknya harga pangan akhir-akhir ini.
"Kami mengharapkan dengan upaya semacam ini berdampak baik bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota ini," ujar Wagub Mawardi. [ANTARA]
Berita Terkait
-
10 Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Diperiksa Hingga Malam Kasus Diksar, Jurnalis Dihalangi Meliput
-
Hujan Deras Baru Tiga Jam, Palembang Sudah Terkepung Banjir
-
Alumni UKMK Litbang UIN Raden Fatah Palembang Buka Suara: Keributan Terjadi Antar Panitia Bukan Mahasiswa Baru
-
5 Kilogram Sabu Dalam Kotak Pempek Gagal Beredar di Sumsel, Sindikat Antar Pulau
-
Praktik Plonco Kerap Terjadi di Sumsel, Kriminolog: Karaktek Sok Preman Jangan Terbudaya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
HUT RI ke-81, Mitra Grab Palembang Rayakan Semangat Gotong Royong Bersama 810 Mitra
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD