SuaraSumsel.id - Pasangan suami istri Agus Riyanto dan Lia warga Sungai Kambang, Kota Jambi, membeli satu unit mobil Toyota Calya secara tunai senilai Rp168 juta menggunakan uang pecahan Rp1.000. Uang tersebut disimpan dalam kotak permen.
Dengan membawa kotak perman kemudian dibawanya menggunakan beberapa karung beras ke salah satu penjual mobil.
"Saya bersama istri dan anak hari ini datang ke Toyota dengan membawa uang kontan Rp168 juta dalam pecahan uang Rp1.000 untuk membeli mobil impian kami sekeluarga setelah selama dua tahun lebih menabung hasil dagangan mereka di depan RSUD Raden Mattaher Jambi," kata Agus Riyanto, di Jambi Senin.
Bagi para keluarga membeli mobil merupakan salah satu impian yang paling diidamkan. Banyak cara yang dilakukan untuk menggapai keinginan tersebut salah satunya seperti menabung, namun ada yang unik dari cara menabung pasangan keluarga Agus Riyanto dan Lia warga Sungai Kambang, Kota Jambi.
Mereka bukannya menabung di bank akan tetapi mengumpulkan uang koin yang disimpan dalam kotak permen dimana uang koin pecahan Rp1.000 ini dipergunakan Agus Riyanto dan Istri untuk membeli mobil idamannya Toyota Calya warna merah marun seharga Rp 168 juta di diler Toyota Sipin Kota Jambi.
Agus bersama istri dan anaknya datang ke diler mobil dengan membawa uang koin tersebut dengan menggunakan sepeda motor. Uang koin itu kemudian diletakkan di dalam kotak permen yang dilapisi karung.
Uang koin yang dibawa pasangan suami istri itu yang kemudian diberikan kepada customer service Toyota Sipin Kota Jambi untuk dihitung agar bisa membayar mobil baru tersebut dan setelah dinyatakan jumlah uangnya pas kemudian pihak diler memberikan kunci mobil impian tersebut bersama dokumen kendaraannya.
Berita Terkait
-
Pasutri di Jambi Beli Mobil Seharga Rp 168 Juta Menggunakan Uang Pecahan Rp 1.000
-
Zumi Zola Jadi Napi Korupsi RAPBD Jambi, KPK Sebut Ada Perintah Penyiapan Uang ke DPRD Jambi
-
KPK Panggil eks Gubernur Zumi Zola Kasus Suap Pengesahan RAPBD Jambi
-
Heboh Isu Hendra Kurniawan Naik Jet Pribadi ke Jambi, Polri Sebut Semuanya Masuk Materi Tim Khusus
-
Menguak Soal Private Jet yang Dipakai Hendra Kurniawan ke Jambi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran
-
Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol
-
Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang
-
Rakor Dipimpin Gubernur Herman Deru, Benarkah Banjir Palembang Segera Teratasi?