SuaraSumsel.id - Peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur meninggalkan kesedihan mendalam terutama bagi meeka yang bersentuhan dengan liga tersebut.
Sang komentator Valentino Simanjuntak atau lebih dikenal Valentino yang menjadi komentator pertandingan Persebaya Surabaya vs Arema FC, pun memutuskan diri undur dari profesinya. Hal ini dilakukan kerena ia merasa gelisah dan frustasi dengan insiden yang terjadi tersebut.
Dia pun berharap agar semua pihak dapat melakukan tanggung jawabnya masing-masing dengan benar dan semoga sepak bola Indonesia menjadi maju.
Valen pun menuliskan doanya kepada para korban.
"Kiranya semua korban jiwa dapat ditata dengan benar, dapat ditemukan keluarganya, dan yang masih berjuang di rumah sakit dapat diberi pemulihan. Turut berduka cinta sepak bola Indonesia," tulis akun @radotvalent.
Netizen menyayangkan Valen mundur dari posisinya sebagai komentator pertandingan bola Liga 1. Berikut adalah komentar netizen di akun Twitter @registaco:
Di antara para komentar itu netizen kemudian mumuji dan mengkritik orang-orang yang bertanggungjawab hendaknya punya nyali yang sama.
Ada juga netizen yang mempertanyakan kapan Ketua PSSI mundur.
"Oke respect. Yuk Iwan Bule nyusul," tulis akun @fa***.
Baca Juga: Truk Angkut Batu Bara Kelebihan Muatan Tabrak Rumah Tetangga Wabup OKI Sumsel, Sopir Melarikan Diri
Dunia dah kebalik," tulis akun @bri***.
"Ketum? Kapolda? Kapolres? Gak malu?" tulis akun @ay***.
Tag
Berita Terkait
-
Tribune 14 Ditembak Gas Air Mata, Aulia Hanya Bisa Dengar Teriakan Saat Tragedi Kanjuruhan
-
Presiden Arema FC Sebut Sanksi PSSI Memberatkan, Warganet: Ente yaa Kadang-kadang
-
Komposisi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan
-
TGIPF Tragedi Kanjuruhan Dibentuk, Dipimpin Langsung Oleh Mahfud MD, Anggotanya Ada Kurniawan Dwi Yulianto
-
Madura United FC: Respect dan Kemanusiaan Itu Hal Penting dalam Sepakbola
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Aset Lewat Kerja Sama dengan Kejari PALI
-
Usai Terima SK Plt Pasca Edison Jadi Tersangka, Bisakah Sumarni Jadi Bupati Muara Enim?
-
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Ini Dampaknya bagi Kelas Menengah dan UMKM di Sumsel
-
Apa Itu Jongot? Cara Orang Musi Menjaga Pangan, Air, dan Ingatan Leluhur di Sumsel
-
Program MBG Bermasalah? Sejumlah Dapur di Sumsel Ternyata Berhenti Sementara