SuaraSumsel.id - Sebuah semburan air bercampur lumpur setinggi hampir 20 meter terjadi di Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan (Sumsel).
Peristiwa semburan terjadi sekitar pukul 18.00 wib yang diketahui oleh warga berada di lokasi sekolah menara Fitra Asrama Santri Putri, tepatnya di samping rumah limas kelurahan Indralaya Indah Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel.
Warga yang mengetahui informasi ini langsung melaporkan kepada perangkat desa dan instansi kepolisian. Pengakuan warga, air tersebut bercampur lumpur namun tidak cukup berbau.
Kondisi terkini, lumpur yang berada di sekitar lokasi samping Asrama Putri Sekolah IT Menara Futra Indralaya masih menyembur.
"Benar, baru malam ini hebohnya. Tapi warga belum terlalu berani mendekat. Masih memantau dari jauh," ujar Sukri, warga desa.
Warga desa lainnya masih khawatir mendekat khawatir jika adanya gas di sekitar lokasi tersebut.
"Takut juga namun warga masih terus memantau sampai berjaga di sekitar lokasi semburan," sambung Sukri.
Ditambahkan Sukri, anggota BPBD dan mobil pemadam kebakaran sudah berada di lokasi kejadian.
"Informasi awalnya ada yang tengah membuat sumur bor dengan kedalaman sampai 150 meter. Akibatnya terjadi semburan lumpur ke atas sampai dengan 50 meter," pungkas Sukri.
Baca Juga: Polisi Pemilik Lahan Gudang BBM Terbakar Ditahan Provos Polda Sumsel, Terlibat Solar Ilegal?
Video semburan air bercampur lumpur yang diduga juga terdapat kandungan gas juga beredar di media sosial. Banyak netizen berkomentar mengenai semburan ini.
Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori mengungkapkan timnya masih berada di lokasi kejadian dan masih berusaha melakukan penanganan.
"Untuk sementara itu semburan air dan lumpur, tidak cukup berbau. Belum diketahui ada kandungan gas atau tidak," ujarnya kepada Suara.com, Sabtu (24/9/2022).
Berita Terkait
-
Polisi Pemilik Lahan Gudang BBM Terbakar Ditahan Provos Polda Sumsel, Terlibat Solar Ilegal?
-
Tersangka Investasi Bodong Pet Shop Ditangkap, Sasar Mahasiswi di Palembang
-
Cegah Konflik Gajah dan Manusia di OKI, Pemprov Sumsel Bentuk Tim Mitigasi
-
Ini 5 Kebiasaan Warga Saat Mengunjungi Jakabaring Sport City Palembang di Akhir Pekan
-
Terungkap! Pemilik Lahan Gudang BBM Terbakar Oknum Polisi di Palembang
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap