SuaraSumsel.id - Penyidikan kasus korupsi di tubuh BUMD milik Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel), PT Sriwijaya Mandiri Sumsel terus dilakukan KPK. Lembaga anti rasuah ini pun mengungkapkan jika telah memeriksa dua staff BUMD yang melakukan pekerjaan pengangkutan batu bara ke Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA).
KPK mengungkapkan tengah menyidik penyalahgunaan kewenangan dalam kerjasama pengangkutan batu bara BUMD ini.
Saat ini tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua staf PT Sriwijaya Mandiri Sumsel, untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam penyidikan perkara tersebut.
Adapun nama saksi yang diperiksa itu yakni, Cecep Kurniawan Staf Khusus Logistik PT SMS dan Efran Ardez Staf Keuangan PT SMS, keduanya diperiksa digedung merah putih KPK.
“Hari ini (19/9/2022) penyidik KPK melakukan pemeriksaan saksi dalam dugaan korupsi di BUMD Provinsi Sumsel, atas nama Cecep Kurniawan Staf Khusus Logistik PT SMS dan Efran Ardez Staf Keuangan PT SMS,” kata juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Senin (19/9/2022)
“Pemeriksaan dilakukan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” tambah jubir
Dalam penyidikan perkara tersebut, sejauh ini KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Belum ada ditetapkan tersangka dalam kasus yang tengah disidik KPK ini.
Berita Terkait
-
7 Perampok Beraksi di Jalinsum Lubuklinggau Sumsel: Keluar dari Semak-Semak, Bawa Senpi Dan Balok Kayu
-
Tragis! Warga Sumsel Hilang Dimakan Buaya Saat Bersihkan Perahu Ketek
-
Palembang Diguyur Gerimis Pagi Ini, Berikut Wilayah Sumsel Bakal Hujan Hari Ini
-
Sejak Palembang Terapkan PPKM Level 1, Perolehan Pajak Restoran Naik
-
Sumsel Sepekan: Semburan Dari Sumur Minyak Ilegal di Muba, Polisi Pukul PM TNI di Palembang
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap