SuaraSumsel.id - Kisah tragis dialami seorang warga Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) yang dinyatakan masih hilang setelah disambar seekor buaya di sungai.
Warga tersebut Bujang Herwan, warga RT 1, Dusun 1 Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin hilang saat membersihkan perahu ketek di sungai, Minggu (18/9/2022) menjelang malam.
Kepala Desa (Kades) Teluk Betung Muhammad Ali menuturan peristiwa yang menimpa suami dari Murna itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB menjelang magrib.
“Kejadian ini menggegerkan warga kita,” ungkap Muhammad Ali.
Muhammad Ali mengatakan saat peristiwa itu terjadi disaksikan beberapa warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. “Kami berharap korban segera ditemukan,” harap dia.
Dikatakan Muhammad Ali, kejadian ini telah dilaporkan ke pejabat Pemkab Banyuasin dan berharap ada bantuan pencarian baik dari BPBD Banyuasin maupun tim Basarnas.
Hingga kini, tambah Muhammad Ali, warga setempat masih melakukan upaya pencarian tubuh korban baik menggunakan sampan, ketek, maupun speadboat.
“Mudah-mudahan membuahkan hasil dan mohon doanya dari kita semua atas kuasa Allah SWT, semoga korban segera ditemukan dalam keadaan selamat dan bisa berkumpul lagi dengan keluarganya,” harap Muhammad Ali.
Terpisah, Kepala BPBD Banyuasin Alpian menegaskan, pihaknya akan segera menurunkan TRC ke lokasi kejadian. “Ya, segera” ujar melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, (19/9/2022).
Baca Juga: Palembang Diguyur Gerimis Pagi Ini, Berikut Wilayah Sumsel Bakal Hujan Hari Ini
Berita Terkait
-
Palembang Diguyur Gerimis Pagi Ini, Berikut Wilayah Sumsel Bakal Hujan Hari Ini
-
Sejak Palembang Terapkan PPKM Level 1, Perolehan Pajak Restoran Naik
-
Sumsel Sepekan: Semburan Dari Sumur Minyak Ilegal di Muba, Polisi Pukul PM TNI di Palembang
-
FTS 2022: Dari Rafea Siti Hingga Sardundun
-
Makna Badak Bacuya Maskot Piala Dunia U-20, Penuh Filosofi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang