SuaraSumsel.id - Aksi pemukulan yang dilakukan anggota Polda Sumsel, Bripka S pada anggota PM di Palembang, Sumatera Selatan sempat viral di media sosial. Usai korban melaporkan, pihak Prompam Polda Sumsel pun memproses dan berhasil menangkapnya.
Usai ditahan dengan tangan di borgol, sosok Bripka S pun kembali viral. Namun saat diamankan tersebut, Bripka S tampak mengoceh tidak menentu. Dia berkali-kali mengungkapkan jika kepalanya pusing.
Pada video tersebut nampak Bripka S tengah mengenakan baju biru dan celana pendek. Dengan tangan diborgol, ia mengungkapkan jika badan dan kepalanya pusing.
"Sakit galo badan dan kepala aku nih," ujar Bripka.
Mengenai video yan viral tersebut, Polda Sumsel mengungkapkan jika benar pria tersebut adalan bripka S.
"Ya betul (Benar bripka S)," ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriayadi, Minggu (18/9/2022).
Supriyadi pun menjelaskan jika pihaknya masih akan memeriksa (tes) kejiwaan pelaku pemukul anggota TNI di Palembang tersebut.
Ada riwayat sakit
Supriyadi mengungkapkan memang tengah dilakukan pemeriksaan lanjutan soal kejiwaan yang bersangkutan. "Coba tanya Dokkes Polda Sumsel Kombes dr Syamsul Bahar, ada keterangannya," ujarnya.
Baca Juga: Palembang Diguyur Hujan, Ini Sejumlah Wilayah di Sumsel Bakal Hujan di Akhir Pekan
Bripka S dikatakan tidak dapat melakukan pekerjaan berat karena masih menjalani perawatan.
Penyidik masih akan terus melakukan pemeriksaan selain kejiwaan, atas perkara tersebut.
Viral kerena memukul PM TNI Korem Gapo 44
Sebelumnya Bripka S terekam CCTV melakukan pemukulan terhadap anggota PM TNI Polri. Pemukulan terjadi saat anggota PM TNI Polri tersebut mengatur lalu lintas dan membantu seorang menyebrang jalan.
Atas peristiwa itu korban yang merupakan PM TNI Polri Korem Gapo 44 melaporkan ke Polda Sumsel sekaligus menyertai hasil visum atas pemukulan tersebut.
Berita Terkait
-
Kacau! Begini Tampang Polisi Penampar Prajurit TNI, Nangis Kejer Saat Ditangkap
-
Palembang Diguyur Hujan, Ini Sejumlah Wilayah di Sumsel Bakal Hujan di Akhir Pekan
-
Menhub Budi Karya Sumadi Bagikan Kartu Elektronik LRT Sumsel Pada Penyandang Disabilitas
-
Peringatan Harhubnas Digelar di Palembang, Menhub: Program Pemerintah Bukan Jawa Sentris
-
Pelaku Industri Pariwisata di Sumsel Diminta Melengkapi Sertifikat CHSE
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap