SuaraSumsel.id - Video amatir berisikan aksi pengeroyokan (penganiayaan) terhadap salah seorang siswa SMP di Empat Lawang viral di media sosial. Video ini pun beredar lias sejak Kamis (11/9/2022).
Dalam video berdurasi 02.08 detik itu terdapat beberapa pelajar SMP enganiaya salah satu siswa lainnya. Puluhan siswa lainnya hanya menonton, peristiwa penganiayaan yang tak seimbang itu.
Kapolres Empat Lawang, AKBP Helda Prayitno, MM melalui Kasat Reskrim AKP M Tohirin mengatakan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) saat ini telah mendalami kasus perundungan tersebut. Kasus penganiayaan itu menimpa siswa SMPN 2 Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang.
Aparat kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara yang lokasinya di pinggir sungai perkebunan kopi milik warga di Desa Talang Padang, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang.
AKP M Tohirin menuturkan jika peristiwa tersebut bermula saat korban dipanggil oleh salah satu temannya untuk datang ke pinggir sungai, tempat biasa anak-anak SMP beristirahat.
Melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, YR langsung memiting leher korban dari arah belakang dengan menggunakan tangan kanannya dan langsung menjatuhkan tubuh korban ke tanah.
Setelah korban terjatuh ke tanah, aksi tersebut dilanjutkan oleh MR dengan menginjak paha sebelah kiri korban menggunakan kaki kanan. RF langsung meninju kepala korban dan menendang paha korban dan dilanjutkan dengan GM yang memukul kepala korban menggunakan satu batang kayu yang berukuran kurang lebih 50 sentimeter.
RF kembali menendang korban dari arah belakang hingga korban langsung terjatuh ke tanah, dan RF langsung menindih tubuh korban dan memukuli wajah dan tubuh korban berkali-kali.
GM memukul pergelangan mata kaki korban menggunakan batang kayu yang berukuran kurang lebih 50 sentimeter sebanyak dua kali. Aksi tersebut sampai dilerai oleh saksi yaitu Ali, namun saat hendak melerai dan memisahkan mereka, dihalangi oleh RF dengan cara memegang kerah baju saksi dan bersamaan RF melanjutkan aksinya dengan menendang arah wajah korban tersebut.
Baca Juga: Kasus Korupsi Pembangunan RS Kusta Palembang, Polisi Buru Direktur PT Karya Saviera
Korban langsung berdiri dan meninggalkan tempat kejadian. Akan tetapi RF kembali menghampiri korban tersebut bersamaan dengan menampar pipi sebelah kanan korban.
Korban hanya bisa diam dan meninggalkan tempat kejadian tersebut untuk kembali ke sekolah.Mengenai motif perundungan tersebut, Kasat Reskrim AKP M Tohirin menjelaskan diduga dilatarbelakangi balas dendam dikarenakan satu bulan yang lalu antara teman – teman korban dan teman terlapor, hampir berkelahi.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Pembangunan RS Kusta Palembang, Polisi Buru Direktur PT Karya Saviera
-
Viral Emak-Emak di Palembang Menagih Utang Rp5 Juta, Malah Dibacok Parang Panjang
-
Ketika Sampah di Palembang Berharga di Tangan Ibu-Ibu Bank Sampah Kenanga, Kelola 100 Kilogram Per Pekan
-
Orang Tua di Sumsel Diberi Nama Anak Perdy Sambo: Karena Gagah Dan Ganteng
-
Akhir Pekan, Sumsel Berawan Dengan Potensi Hujan Ringan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?
-
Masak Tepi Sungai 2026 Digelar di Kampung Perigi, Mengungkap Budaya Kopi Palembang
-
Masih Ada Promo! Nikmati Martabak HAR Lebih Hemat dengan QRIS BSB Mobile
-
Bank Sumsel Babel Dukung Palembang Great Sale 2026, Ada Promo QRIS BSB Mobile