SuaraSumsel.id - Petani di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), berharap Kartu Tani segera difungsikan sesuai peruntukannya, salah satunya untuk mempermudah membeli pupuk bersubsidi.
Sunandar, petani asal Kecamatan Sinar Peninjauan, Ogan Komering Ulu (OKU) menuturkan bahwa sejak Kartu Tani diluncurkan beberapa tahun silam hingga saat ini belum bisa difungsikan dalam membeli pupuk bersubsidi untuk bercocok tanam.
"Sudah hampir dua tahun saya memegang Kartu Tani, namun masih membeli pupuk secara manual," katanya dikutip dari ANTARA.
Hal senada dikatakan Rudi, petani lainnya di Kecamatan Lubuk Raja, meskipun tercatat sebagai pemegang Kartu Tani, namun dalam membeli pupuk bersubsidi masih menggunakan kartu identitas penduduk elektronik di kios pengecer di daerah itu.
Hal tersebut dinilai merugikan petani karena pembagian pupuk bersubsidi dari pemerintah tidak merata di terima petani di wilayah itu.
Oleh sebab itu, ia berharap program pemerintah itu berjalan maksimal dengan mengaktifkan Kartu Tani agar petani lebih mudah mendapat pupuk bersubsidi dengan harga terjangkau atau sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Petani Singkong di Lampung tak Lagi Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi, Ini Upaya Pemprov
-
Duel Berdarah Warga OKU di Arena Kuda Lumping, Toni Tewas Kena Tikam
-
Wapres Maruf Amin Ungkap Upaya Pemerintah untuk Sejahterakan Petani Sawit
-
Petani Sawit di Agam Menjerit, Pilih Tak Panen Gara-gara Harga Makin Anjlok
-
Petani Enrekang Pertahankan Lahan Untuk Cari Nafkah Diberi Tembakan Gas Air Mata, 5 Orang Terluka
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Dari Kebon Gede untuk Indonesia: SMBR Gelar Pelatihan Akbar Akademi Jago Bangunan
-
PT Bukit Asam Tbk Dorong UMK Naik Kelas Lewat Pelatihan Kreasi Bunga Balon
-
Inflasi Sumsel Disebut Cuma 0,05 Persen, Tapi Kenapa Harga Kebutuhan Terasa Naik?
-
BRI Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera, UMKM Jadi Prioritas
-
Tak Disetop Polisi, Pelanggar Lalu Lintas di Palembang Kini Ditilang Pakai Kamera Genggam