SuaraSumsel.id - Subdit Resmob Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkap pelaku begal rekening bank di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan juga pengedar narkoba.
Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua begal rekening di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, pada Kamis (14/7).
Kedua pelaku menggunakan modus sebagai pegawai salah satu bank dan menawarkan ke para korban untuk menjadi nasabah prioritas.
Para korban dirayu dengan berbagai promosi yang ditawarkan apabila menjadi nasabah prioritas.
Korban tergiur dan mengikuti permintaan pelaku, tapi setelah tersadar rekening berkurang, baru diketahui dua orang itu adalah sindikat begal rekening.
Melansir ANTARA, mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat itu menjelaskan para pelaku dengan cara itu dengan mudah mengakses rekening korban dan menguras habis isi ATM.
Kanit 2 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Maulana Mukarom mengatakan pelaku berprofesi sebagai pengedar berdasarkan pemeriksaan barang bukti yang ditemukan di lokasi.
"Selain memang sindikat. Mereka juga pengedar narkoba. Untuk perkara narkoba kami koordinasikan dengan Ditresnarkoba untuk ditangani secara profesional," kata Maulana Mukarom di Jakarta, Selasa.
Maulana menambahkan dua pelaku berinisial H dan R tersebut ditangkap di persembunyian yang berada di hutan daerah Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Baca Juga: Sembunyi di Hutan Sumsel, 2 Begal Rekening Nasabah Juga Pengedar Narkoba
Polisi juga menemukan senjata api rakitan beserta amunisi dari hasil penggerebekan sindikat begal rekening tersebut.
"Kami tangkap yang bersangkutan di poskonya langsung. Ditangkap di gubuk di dalam hutan terus kita tangkap di situ dan ada senpi, peluru, serta narkoba yang kita temukan jenis sabu," ujar Maulana.
Berita Terkait
-
Sembunyi di Hutan Sumsel, 2 Begal Rekening Nasabah Juga Pengedar Narkoba
-
Sindikat Begal Rekening Ditangkap di Dalam Hutan Ogan Komering Ilir, Polisi Sita Senpi hingga Sabu
-
Dua Agen Laku Pandai Bank BUMN Asal Banyuasin Sumsel Tilap Uang Nasabah Rp2,6 Miliar
-
Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani Kementan Rp1,3 Triliun Berujung Dugaan Korupsi
-
Ngaku Pegawai Bank, 2 Begal Rekening Nasabah Dibekuk Polda Metro Jaya di Sumsel
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi