SuaraSumsel.id - Dua pemalak yang viral di media sosial karena beringas saat ancam sopir sampai pecahkan kaca truk, tetiba tak keder di tangan polisi yang menangkapkan. Dua pelaku yang sempat viral karena mendatangi mobil truk saat berada di lampu merah Macan Lindungan Kelurahan Bukit Baru, Ilir Barat I Palembang, akhirnya berhasil ditangkap.
Dua pemalak ini ternyata bersaudara, diringkus polisi tak jauh dari lokasi kejadian perkara pada Minggu (17/7/2022) sore. Kedua pelaku berinisial DD (24) dan EN (17),
Dalam aksinya, kedua bandit yang ternyata kakak beradik itu memecahkan kaca mobil truk pengangkut buah salak asal Banjarnegara Jawa tengah saat berhenti di Lampu Merah Simpang Macan Lindungan Palembang pada Jumat (8/7/2022).
Melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Kapolsek Ilir Barat 1 Palembang Kompol Roy A Tambunan melalui Kanit Reskrim Polsek IB I Palembang Iptu Apriansyah membenarkan penangkapan kedua pelaku bandit jalanan itu.
“Benar, kemarin sore, Tim Macan Siguntang Polsekta Ilir Barat I Palembang berhasil menangkap dua pelaku pemalakan tersebut,” ucapnya.
Dari hasil penyelidikan didapati sang kakak DD (24) merupakan residivis kasus 363 KUHP. “Untuk saat ini kedua pelaku kita kenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun,” kata kapolsek.
Aksi dua pemalak ini karena kesal dan emosi tidak diberi uang oleh sopir truk tersebut. Video ini kemudian viral dan banyak dikecam oleh publik. Salah satu akun yang membagikannya @majeliskopi08.
Disebutkan jika kejadian tersebut berlangsung (7/7/2022) kemarin lusa di kawasan lampu merah Macan Lindungan Palembang, Sumsel.
Pemalak itu mendatangi truk-truk yang melintas sembari membawa senjata tajam sejenis parang. "Aksi pemalakan di lampu merah Macan Lindungan Palembang Sumatera Selatan," tulis @majeliskopi08 keterangan video akun tersebut.
Baca Juga: Awal Pekan, Sumsel Berawan Dengan Potensi Hujan Ringan
Karena emosi, pemuda itu lantas nekat memukulkan parang yang dibawanya ke kaca di sebelah kernet sopir. Tidak hanya memukul, parang tersebut juga ternyata ikut terlempar masuk hingga menjadi barang bukti dari aksi tersebut.
Bahkan pemukulan tidak hanya sekali. Pemalak ini sempat menjauh dan kemudian kembali lagi, memukul kaca mobil tersebut hingga kaca mobil pecah seluruhnya.
"Tak diberi uang, pemalak pecahkan kaca truk dengan parang," sambung @majeliskopi08.
Di kolom komentar tampak juga netizen menjelaskan peristiwa pemalakkan tersebut.
Berita Terkait
-
Bejat! Ayah di Palembang Setubuhi Putri 14 Tahun, Ngaku Karena Hobi Nonton Film Porno
-
Update Harga Cabai Pekan Ini: di Palembang Rp95.000 Per Kilogram, di Luar Palembang Masih Rp120.000 Per Kilogram
-
Pedagang Stadion Jakabaring Meradang Karena "Tersingkirkan" Saat Fornas, Mengadu ke Gubernur Herman Deru
-
Awal Pekan, Sumsel Berawan Dengan Potensi Hujan Ringan
-
Sumsel Sepekan, Air Sungai Musi Makin Tercemar dan 5 Berita Menarik Lainnya
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap
-
Bisnis Properti Sumsel Tak Lagi Baik-Baik Saja, REI Ungkap Penurunan Permintaan di Semua Segmen