SuaraSumsel.id - Sakit hati karena tak terima istrinya berselingkuh, membuat Dedi Dores, warga Desa Pandan Agung, Kecamatan Madang Suku II, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan menjadi gelap mata.
Dedi Dores pun akhirnya nekat menemui Owindika (35), warga satu desanya yang diduga menjadi teman selingkuh istrinya itu.
Dalam pertemuan yang terjadi pada Rabu (13/7/2022) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Desa Margatani II, Kecamatan Madang Suku II, Kabupaten OKU Timur, korban dihabisi pelaku dengan senjata tajam jenis pisau.
Korban mengalami 21 luka tusukan di bagian tubuhnya berdasarkan pemeriksaan medis. Jasad korban ditemukan warga tergeletak di tengah Jalan Desa Margatani II, Kecamatan Madang Suku II dalam keadaan terluka parah.
Oleh warga korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pandan Agung namun sayangnya sesampainya di puskesmas nyawa korban melayang.
“Dari hasil introgasi, pengakuan pelaku seperti itu. Motifnya sakit hati kepada korban yang dikatakannya telah menjalin hubungan asmara dengan istrinya,” ujar Kapolres OKU Timur AKBP Nuryono melalui Kasat Reskrim, AKP Apromico, Kamis (14/7/2022).
Melansir Sumelupdate.com -jaringan Suara.com, peristiwa pembunuhan itu terungkap setelah paman korban melaporkan kejadian itu ke Polres OKU Timur untuk ditindaklanjuti.
Kasat mengatakan usai menerima laporan, pada Kamis (14/7/2022) sekitar pukul 08.10 WIB, Kepala Tim SW Martapura mendapatkan telepon dari orang tua pelaku, jika anaknya akan menyerahkan diri.
Selanjutnya, atas perintah lisan Kasat Reskrim, Kateam SW Martapura bersama Bripka Maulana, mendatangi rumah orang tua pelaku di Desa Pandan Agung, Kecamatan Madang Suku II, OKU Timur.
Baca Juga: Kabar Baik, Bayi Gajah Sumatera Betina Lahir di SM Padang Sugihan Sumsel
Pihak keluarga menyerahkan pelaku kepada Kateam SW Martapura Aiptu Baidowi. Petugas mengamankan serta membawa pelaku ke Polres OKU Timur guna proses hukum lebih lanjut.
Barang bukti yang berhasil diamankan petugas berupa satu bilah pisau garpu bergagang kayu warna coklat yang terdapat bercak darah.
Selain itu, satu helai baju kaos warna hitam milik korban, satu helai jaket warna hitam milik korban, satu helai celana dasar warna hitam milik korban, satu unit sepeda motor Honda Supra X 125R warna hitam nopol BG 2602 YL milik korban, dan satu unit sepeda motor Honda Mega Pro warna biru tanpa plat nomor kendaraan milik pelaku.
Berita Terkait
-
Heboh Pegawai Honorer Disdik Digerebek Suami, Berduaan Pria Pegawai BUMN di Hotel Ternama
-
Kabar Baik, Bayi Gajah Sumatera Betina Lahir di SM Padang Sugihan Sumsel
-
Keriuhan Siswa SD Hari Petama Tahun Ajaran Baru, Orang Tua di Palembang Masih Khawatir Pandemi
-
Siswa SD Dan SMP di Palembang Mulai Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen, Hari Ini
-
Ayah Dan Anak di Palembang Terpental Diseruduk Terios, Luka Parah di Leher dan Kepala
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran
-
Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol
-
Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang
-
Rakor Dipimpin Gubernur Herman Deru, Benarkah Banjir Palembang Segera Teratasi?