SuaraSumsel.id - Sebuah lagu berbahasa Palembang, Sumatera Selatan tengah viral di media sosial. Lagu yang memuat lirik sikok bagi duo itu dinyanyikan remix. Seorang perempuan menyanyikan lagu ini dengan logat yang pas, sehingga banyak netizen yang langsung bisa menebak, lagu tersebut berasal dari Palembang.
Lirik lagu sikok bagi duo itu kemudian viral di media sosial. Tidak hanya kata sikok bagi duo, namun ada sejumlah kata-kata khas Palembang yang kemudian dipertanyakan netizen.
Di video itu terlihat perempuan ini menyanyikan lagu sikok bagi duo dengan dua lirik tambahan. Mulanya ia menyebutkan sikok bagi duo, idak naik jugo kito tekan samo-samo. Sikok bagi duo, idak naik jugo kito telan galo-galo.
Kalimat ini semacam ungkapan. Jika diartinya dalam bahasa Indonesia, memiliki arti satu berbagi dua. Jika satu bagi dua tidak bisa, maka bisa diusahakan sama-sama.
"Sikok bagi duo, jika idak naik kito telan galo-galo", diartikan sebagai usaha bersama.
Selain kalimat itu, lirik lagu tersebut disambung dengan lirik lainnya, "sikok bagi duo, daak percayo rasokkelah, dak percayo cubokelah,".
Jika diartikan dalam bahasa Palembang jika ingin mempercayai sesuatu sebaiknya dicoba.
Lirik ini pun dinyanyikan berulang. Di dentuman musik remik yang nge-hit, penyanyi perempuan ini tampak menikmati lirik-lirik lagu yang dinyanyikan.
Netizen pun kemudian mengomentari penampilan perempuan menyanyikan lagu berbahasa Palembang ini.
Baca Juga: Ganjar Dapat Dukungan dari Ulama di Sumsel karena Dinilai Berpihak ke Rakyat
"Haaassseekkkk... Mantap emakk.. Mngkin emaknya mantan dj atau biduan juga dlu," ujar netizen.
'Lisa black pink dg kearifan lokal" tulis netizen lainnya.
"Rato2 yg komen wong Palembang Galo," tulis netizen.
Lirik lagu yang dinyanyikan ini dinilai Seniman Palembang, Ali Goik sebagai lagu biasa. Lirik lagunya pun tidak memiliki makna khusus, hanya kebetulan lirik yang pas.
"Lagu itu hanya berbahasa Palembang saja, sikok bagi duo itu artinya setengah. Jika diartikan positif, maknanya berbagi tapi jika sudah diremix kan, itu mengarah ke negatif (penggunaan narkoba). Lagu itu hanya liriknya pas dengan musiknya," ujarnya, Senin (4/6/2022)
Berita Terkait
-
Ulama Palembang Penentang Kolonial Abdul Somad Al-Palimbani Punya Keterikatan Pada Sosok Muhammad Arsyad Al-Banjari
-
Gugat Holywings Rp 35,5 Triliun, Uangnya Bakal Digunakan Bangun Rumah Ibadah
-
Emak-Emak di Sumsel Deklarasi LaNyalla Maju Capres 2024: Mampu Sampaikan Aspirasi Masalah Dasar Rakyat
-
Sumsel Sepekan: Holywings Palembang Ditutup Dan 4 Berita Menarik Lainnya
-
Cuaca Sumsel Hari Ini, Palembang Diguyur Hujan Lebat di Sore Hari
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
HUT RI ke-81, Mitra Grab Palembang Rayakan Semangat Gotong Royong Bersama 810 Mitra
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD
-
PTBA Perkuat Transformasi Digital dan Tata Kelola melalui Integrasi Sistem 1MINDER SAP