SuaraSumsel.id - Klub kebanggaan wong kito Sriwijaya FC nampaknya masih menghitung-hitung berbagai kemungkinan pada awal laga ini. Karena itu, pada awal laga ini, Sriwijaya FC baru hanya memboyong 17 pemain.
Jumlah ini tampak menurun dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana Sriwijaya FC bisa memboyong hingga lebih dari 20 pemain. Meski terkesan paket hewan, namun Sriwijaya FC memastikan dari belasan pemain yang diboyong juga ada pemain naturaliasasi.
Direktur teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Indrayadi memastikan bakal mendatangkan 17 pemain anyar untuk memperkuat Sriwijaya FC pada ajang Liga 2 Indonesia musim depan.
Dikutip dari laman resmi klub, Indrayadi mengatakan satu dari 17 pemain yang sudah dipastikan akan membela Sriwijaya FC musim depan adalah gelandang Yu Hyun Koo.
"Sudah deal, ada tujuh belas pemain. Kalau naturalisasi, baru satu pemain yang sudah deal, yakni gelandang asal Korea Selatan, Yu Hyun Koo," ungkap Indrayadi melansir ANTARA.
Selain Yu Hyun Koo, Sriwijaya FC juga turut membidik beberapa pemain naturalisasi lainnya seperti Guy Junior dan Alberto 'Beto' Goncalves.
Menurut Indrayadi, soal Guy Junior, Sriwijaya FC turut bersaing dengan beberapa klub, namun pihaknya telah mencapai kata sepakat dengan agen pemain naturalisasi asal Kamerun tersebut.
Melansir ANTARA, mengenai Beto Goncalves, mantan pelatih kiper Sriwijaya FC itu menjelaskan, saat ini pemain naturalisasi asal Brazil itu tengah dalam proses untuk menuju skuad Laskar Wong Kito dan hal ini masih dikomunikasikan dengan manajer tim.
"Kita sudah sepakat dengan agennya, tinggal buat penawaran awal dan kita kirim ke Guy. Selaini tu, kita juga akan jelaskan apa yang dia dapatkan di Sriwijaya FC, kita clearkan dulu," terang Indrayadi.
Baca Juga: Gelar GMC Fun Fest, Kenalkan Ganjar Pranowo Pada Kalangan Milenial di Sumsel
"Alberto Goncalves alias Beto, otw akan kita ambil. Dia sudah mau, tinggal kita bicarakan dengan manajemen tim dan pelatih. Menurut saya, Beto bagian penting, kalau memang ini ada Guy Junior. Ada Beto di depan, itu bakal cukup solid," sambungnya.
Indrayadi menjelaskan pihaknya telah sepakat dengan beberapa pemain lokal, namun masih akan terus dipantau oleh pelatih kepala Liestiadi yang juga baru didatangkan beberapa waktu lalu.
"Sudah deal dengan anak-anak ini, cuma coach Liestiadi mau lihat lagi. Kalau tidak menunjukkan performa, tidak beritikad baik, sewaktu-waktu manajemen bisa memberhentikan," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Setelah Yu Hyun Koo, Sriwijaya FC Bidik Dua Pemain Naturalisasi Ini
-
Makan Pempek Bersama Hendri Zainuddin, Yu Hyun Koo Kembali Jadi Kapten Sriwijaya FC?
-
Jelang Duel Madura United vs Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes Beberkan Kesiapan Pemainnya
-
Presiden Sriwijaya FC Bertemu Ketua KPK Firli Bahuri, Netizen Auto Tanya Kabar Klub Jelang Liga 2
-
Diminta Mundur Karena Gagal Bawa Sriwijaya FC ke Liga I, Hendri Zainudin Ungkap Beban Klub Rp 31 Miliar
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Sambut 2026, BRI Berharap Bisa Take-Off dan Bertumbuh dalam Jangka Panjang
-
BRI Dukung Pembangunan Rumah Hunian Danantara untuk Ringankan Penderitaan Masyarakat
-
6 Fakta Dugaan Pelecehan Mahasiswi oleh Dosen UMP yang Kini Dilaporkan ke Polisi
-
Cek Fakta: Viral Klaim BMKG Deteksi Ancaman Squall Line Malam Tahun Baru, Benarkah?
-
Sepanjang 2025, Transformasi BRI Berbuah Kinerja Solid dan Kontribusi Nyata untuk Negeri