SuaraSumsel.id - Dua orang penumpang tewas dalam kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Sungai Jauh, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.
Peristiwa kecelakaan adu banteng Pick Up dengan truk ini berlangsung sekitar pukul 05.45 WIB. Informasi dihimpun kecelakaan itu antara mobil Mitsubitshi L300 Pick Up BH 8986 SE dengan mobil truk Colt Diesel BD 8134 KA menewaskan dua penumpang.
Dua penumpang mobil Mitsubishi L300 Pick Up yang tewas di tempat yakni Leo dan Awal Jumadi. Keduanya warga Simpang Nibung, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara.
"Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan itu," kata Kasat Lantas Polres Muratara, AKP Saharudin melalui Kasi Humas, AKP Joni Indrajaya.
Peristiwa itu juga menyebabkan satu orang alami luka ringan yakni Arifin, warga Simpang Nibung, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara (Pengemudi mobil Mitsubishi L300 Pick Up).
Dua orang hanya alami luka lecet dan pinggang terkilir. Keduanua yakni Edi Supriyanto, warga Desa Taba Mulan, Kecamatan Merigi, Kabupayen Kepahiang, Provinsi Bengkulu (pengemudi mobil truk colt diesel) dan Bayu Hori Andrepa, warga Desa Kampunt Baru Selupuh, Provinsi Bengkulu (penumpang mobil truk colt diesel).
"Penyebab kecelakaan belum diketahui," jelasnya.
Kecelakaan berawal saat mobil Mitsubishi L300 Pick Up dikemudikan Arifin yang berpenumpang dua orang yakni Leo dan Awal Jumadi melaju dari arah Rupit menuju ke arah Jambi. Dan dari arah berlawanan melaju mobil truk Colt Diesel bermuatan sayur mayur, dikemudikan Edi Supriyanto berpenumpang Bayu melaju dari arah Jambi menuju ke arah Rupit.
Saat di tempat kejadian perkara (TKP), kedua mobil diduga adu banteng. Hingga menyebabkan dua orang tewas. Kondisi mobil truk colt diesel terbalik dan alami ringsek bagian depan. Sedangkan mobil Mitsubishi L300 Pick Up keluar jalur perlintasan dan masuk ke semak-semak dengan kondisi hancur di bagian depan.
Baca Juga: Sumsel Butuh Delapan Pesawat Helikopter, Cegah dan Kendalikan Karhutla
Kontributor: Malik.
Tag
Berita Terkait
-
Kena OTT KPK Hingga Dituntut 10 Tahun Penjara, Dodi Reza Alex: Itu Kejam dan Dipaksakan
-
Fakta Persidangan Kasus Polisi Bakar Pacar di Muara Enim: Pelaku Pernah Borgol Korban di Kebun Sawit
-
Sumsel Butuh Delapan Pesawat Helikopter, Cegah dan Kendalikan Karhutla
-
Mencuri HP Karena Ibu Sakit, Remaja di Palembang Dipercaya Jadi Marbot Masjid
-
Waspada! 8 Wilayah di Sumsel Ini Ditemukan Hewan Ternak Terjangkit PMK
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi