SuaraSumsel.id - Sejarawan dan budayawan Sumsel, Erwan Suryanegara mengungkapkan jika Kerajaan Sriwijaya berada di seputaran PT Pusri. Sementara mengenai fakta-fakta pendukung hal tersebut, sudah banyak ditemukan temuannya.
Dia mengungkapkan jika temuan tersebut pun dikuatkan dengan penelitian dari peniliti dari luar. Selain membahas pusat kerajaan Sriwijaya, ia pun membahas mengenai sistem politik yang dianut Sriwijaya.
"Menurut saya, Sriwijaya sudah menjalankan kehidupan demokrasi, dengan implementasi yang diberikan dalam bentuk kedautaan atau perdatuan. Sriwijaya selama tujuh abad, telah menjunjung tingggi demokrasi," ujarnya dalam diskusi yang berlangsung di hotel Swarna Dwipa, Minggu (19/6/2022).
Dia pun mengungkapkan penelitian-penelitian yang menguatkan keberadaan Sriwijaya berada di seputaran PT Pusri Palembang juga memperkuat temuan - temuan yang ada.
"Bahkan, ini juga dikuatkan dengan peneliti dari luar," tegasnya melansir Ampera.co-jaringan Suara.com, Senin (20/6/2022).
Peneliti BRIN umsel, Wahyu RA mengatakan sejarah mengenai Sriwijaya, merupakan sejarah kerajaan yang besar pada zaman dulu. Sejarah ini mesti dipertahankan agar generasi muda ke depaan menjadikan Sriwijaya menjadi bagian dari cerita sejarah.
Sumsel pernah menjadi daerah istimewa. Setelah Repulik Indonesia Serikat (RIS) sekitar tahun 1948 Sumsel dipecah menjadi tiga wilayah provinsi.
"Baru di tahun 1960 baru memecahkan diri menjadi provinsi Sumsel," sambung ia.
Transportasi yang dipergunakan ialah Sungai. Mobilisasi warga melalui transportasi air, lebih terisolir sehingga membentuk marga. Dari marga ini terbentuk tatanan masyarakat yang demokratis.
Baca Juga: Sumsel Sepekan: Vonis Alex Noerdin Dalam Dua Pusaran Korupsi dan 4 Berita Menarik Lainnya
Tag
Berita Terkait
-
Sumsel Sepekan: Vonis Alex Noerdin Dalam Dua Pusaran Korupsi dan 4 Berita Menarik Lainnya
-
Prakiraan Cuaca BMKG 20 Juni 2022: Sumsel Berawan Dengan Potensi Hujan Sedang
-
Di Sumsel Menteri Erick Thohir Kenalkan E-Troopers, "Social Healing" Saat Pandemi
-
Sumsel Hitung Mundur Fornas VII, Selama Fornas Naik LRT Gratis
-
Mendag Zulkifli Hasan Shock Harga Sembako Sekarang Naik, Netizen: Padahal, Dia Ketua Parpol
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban