SuaraSumsel.id - Sejumlah daerah di wilayah di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan masih alami kesulitan sinyal komunikasi, seperti layanan internet atau blank spot.
Tak jarang, masyarakat yang akan berkomunikasi via telepon ataupun memanfaatkan internet harus mencari titik spot sinyal ke daerah yang tertinggi atau terbuka. Salah satunya dialami warga di Desa Anyar, Kecamatan Muara Lakitan, Musi Rawas.
"Sinyal kalau di dalam rumah tidak ada, tapi kalau di luar rumah. Itu untuk nelepon," kata Jamin, warga Desa Anyar, Kecamatan Muara Lakitan kepada Suara.com, Rabu (8/6/2022).
Warga harus pergi naik jerambah ponton yang jaraknya sekitar 2 km dari desa tersebut. "Kalau sore atau malam, warga kumpul berjejer dipinggir jerambah ponton main HP (hanphone) untuk internetan atau main game," jelasnya.
Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Musi Rawas, Salman Alfaresi mengakui di Musi Rawas masih terdapat sejumlah daerah yang blank spot. Terdapat 10 titik blank spot sinyal yang tersebar di enam wilayah Kecamatan.
"Diantaranya Muara Beliti, STL Ulu Terawas, BTS Ulu Cecar, Muara Lakitan dan sebagainya," ungkap Salman.
Sejauh ini menurutnya penyebab blank spot terkendala karena pemerintah daerah tidak punya kewenangan untuk membangun tower. Dan pembangunan tower merupakan hak dan kewenangan pemerintah Pusat atau Kementerian.
Sedangkan Kabupaten Musi Rawas, sejak dua tahun terakhir tidak mendapatkan bantuan pembangunan tower Base Tranceiver Station (BTS) ke Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Pusat.
"Termasuk tahun 2022 ini kita tidak dapat bantuan. Terakhir 2020 lalu yakni di dua desa meliputi HTI dan di Cecar," terang Salman Alfaresi.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca 8 Juni 2022, Sumsel Cerah Berawan hingga Dini Hari
Berdasarkan penelusuran pihaknya kenapa Kabupaten Musi Rawas tidak mendapat tower Bakti, diketahui surat pelepasan hibah yang di HTI belum ada. Sehingga Musi Rawas masih terhutang.
"Kendala lain, pihak provider jaringan punya hitungan bisnis ketika memutuskan bangun tower," timpalnya.
Pihaknya bisa saja bekerjasama dengan provider. Akan tetapi pihak provider harus lebih dulu untuk melihat jumlah pemakai. Sebab bila tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan, maka mereka tidak mau mendirikan tower. "Mengatasi blank spot, kita berencana memanggil tiga provider agar bisa memasang penguat sinyal," ujarnya.
Bupati Kabupaten Musi Rawas Ratna Machmud mengatakan pihaknya secara bertahap akan terus mengatasi blank spot di Musi Rawas. Dan akan memulainya lebih dulu di wilayah Kecamatan Muara Beliti sebagai Ibu Kota.
"Akan dibuatkan Insfrastruktur agar tidak lagi blank spot," katanya.
Tahap tersebut menurutnya, telah mulai disusun masterplan Smart City. "Lewat penyusunan masterplan smart city, makan akan ketahuan berapa blank spot, kemudian insfrastruktur yang dibutuhkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sumsel Sepekan, Atraksi Tong Setan Melukai 12 Anak hingga 4 Berita Menarik Lainnya
-
Bunuh Satu Warga dan Lukai 2 Orang Secara Brutal, ODGJ di Musi Rawas Tewas Diamuk Massa
-
Sensasi Ngopi di Tepi Sawah Jadi Trend Wisata Milenial di Musi Rawas Sumsel
-
Terungkap! 39 Warga di Sumsel Jadi Anggota NII
-
Tanam Puluhan Pohon Ganja di Perkarangan Belakang Rumah, Dua Warga Desa Harisan Jaya di Sumsel Ditangkap
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
Terkini
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Dugaan Pelecehan Oknum Dosen FH UMP, Korban Kedua Buka Suara
-
7 Cushion Vegan dan Cruelty Free, Cantik Tanpa Rasa Bersalah
-
Bikin Geger Penumpang, Batik Air Angkat Bicara soal Pramugari Gadungan Asal Palembang
-
Capaian Gemilang SEA Games 2025, Presiden Prabowo Beri Bonus Atlet lewat Kemenpora dan BRI
-
Tarif Baru Penerbangan Perintis Susi Air 2026, Rute Pagar Alam-Palembang Mulai Rp365 Ribuan