SuaraSumsel.id - Peristiwa pembunuhan yang dialami pelajar R, 16 tahun di Palembang, Sumatera Selatan masih terus disidik. Setidaknya, polisi menemukan sejumlah fakta dari kasus yang mengehbohkan kota Palembang ini.
Kapolsek Ilir Barat 1 Palembang Kompol Roy Tambunan mengungkapkan ketiga pelaku pembacokan yang terjadi di Jalan Medeka Keluruhan Bukit Kecil Palembang masih terus diburu. Mengenai motif masih akan didalami, seperti adanya keinginan balas dendam atau salah sasaran..
Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan teman korban. Beberapa temuan diantaranya ada pesan yang masuk ke ponsel, jika ajakan tawuran atau balap liar.
“Dibaca dari saksi bahwa korban sering menerima pesan untuk tawuran dan balap liar. Tapi, nomor tersebut tak dikenalnya. Yang pasti pelaku mengincar si korban,” katanya.
“Mereka ini berdelapan, Perdi sepupu korban korban ini bergabung karena ada si Perdi. Enam lainnya belum mengenal korban alias hanya mengetahui," ujarnya.
Peristiwa berdarah ini menjadi atensi bagi pihaknya untuk dengan cepat menangkap pelaku pembunuhan tersebut.
“Inikan jadi atensi Polres, Polda, dan kita bahkan sudah menjaring data yang sudah kita terima saat ini. Dan mudah-mudahan kita bisa dengan cepat mengungkapnya,” katanya
Melansir ANTARA, R ditemukan tewas akibat luka tusuk oleh benda tajam pada leher sebelah kanan. Seorang karyawan rumah makan itu melihat korban berlari dikejar tiga pelaku, kemudian pelaku membacok korban menggunakan celurit dan golok hingga korban jatuh berlumuran darah.
Baca Juga: Sumsel Sepekan: Pelajar Tewas Mengenaskan di Tugu Tentara Pelajar Palembang hingga 4 Berita Lainnya
Tag
Berita Terkait
-
Geger! Pria Paruh Baya Tewas di Dalam Mobil Toyota Rush, di Simpang Lampu Merah Sukamto Palembang
-
Sumsel Sepekan: Pelajar Tewas Mengenaskan di Tugu Tentara Pelajar Palembang hingga 4 Berita Lainnya
-
Baru Meninggalkan SPBU di Muara Enim, Mobil Avanza Milik Linda Terbakar hingga Menjalar ke Rumah dan Motor
-
Prakiraan Cuaca 30 Mei 2022, Sumsel Bakal Diguyur Hujan Disertai Petir di Malam Hari
-
Tanam Puluhan Pohon Ganja di Perkarangan Belakang Rumah, Dua Warga Desa Harisan Jaya di Sumsel Ditangkap
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Waktu Imsak Palembang 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Gagal Umrah, Nenek Musi Rawas Tertahan di Jakarta, 12 Jemaah Bayar Lagi Rp70 Juta
-
Saldo Berkurang hingga Puluhan Juta, Ratusan Nasabah Geruduk Bank Jambi, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
10 Tempat Bukber Murah di Palembang di Bawah Rp50 Ribu, Cocok untuk Rame-Rame
-
Janji Loker Malaysia Berujung di Kamboja, 15 Warga Sumsel Diduga Korban TPPO, Ini Update Terbarunya