SuaraSumsel.id - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) membersihkan tambang-tambang ilegal di Geosite Open Pit Nam Salu, salah satu destinasi Geopark Nasional Belitung yang diakui UNESCO Global Geopark pada 2021.
Penjabat Gubernur Kepulauan Babel Ridwan Djamaluddin mengatakan Geosite Open Pit Nam Salu merupakan warisan geologi bekas tambang timah terbuka yang terdalam dan terbesar di Asia Tenggara dan juga merupakan salah satu destinasi Geopark Nasional Belitung yang diakui UNESCO Global Geopark.
"Bagaimana mau menjadikan geopark yang sesuai ketentuan, kalau masih ada penambangan ilegal," ujarnya, Sabtu (21/5/2022).
Menurut dia, aktivitas penambangan ilegal di lokasi geosit ini masih marak.
Setidaknya tiga titik yang menjadi lokasi penambangan ilegal yang telah ditertibkan Geosite Open Pit Nam Salu.
"Kemarin, Jumat (20/5/2022), kami sudah menertibkan tambang-tambang ilegal di geosit ini," katanya.
Ia menyatakan dibutuhkan pengembangan di geosite yang ada di kawasan Geosite Open Pit Nam Salu, untuk mendukung semangat pengembangan dalam jangka panjang dan meningkatkan kunjungan wisatawan.
"Saat ini kegiatan pengembangan ini terbentur, karena harus berkoordinasi dengan pihak UNESCO dan diharapkan pengembangan pariwisata tersebut cukup diatur oleh pemerintah pusat," katanya. (ANTARA)
Baca Juga: PJ Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin Wajibkan Makanan Rapat, Berasal Produk Lokal
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nenek 87 Tahun di Muara Enim Tewas di Tangan Anak dan Cucu, Ini Motifnya
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
BRI Cairkan Dividen Tunai Rp346 per Saham, Total Pembayaran Capai Rp52,1 Triliun
-
Skandal Asusila di Balik Ponpes Lahat: Polisi Tidak Proses Hukum karena Permintaan Korban
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden