Tasmalinda
Senin, 10 Agustus 2026 | 16:00 WIB
viral avanza seret vixion di Palembang yang bermula dari rencana buka warung kopi bersama
Baca 10 detik
  • Hermadi menabrak sepeda motor A dengan mobil Avanza karena panik setelah kendaraannya dihadang dan dilempari batu di Palembang.
  • Insiden pada Jumat (7/8/2026) tersebut dipicu perselisihan bisnis warung kopi serta tuduhan pelecehan seksual yang dilontarkan pihak A.
  • Polsek Ilir Barat I menerima laporan resmi karena peristiwa itu menyebabkan kerusakan parah pada mobil dan tempat usaha pelapor.

SuaraSumsel.id - Video Toyota Avanza menyeret sepeda motor Yamaha Vixion di Jalan Tanjung Barangan, Palembang, sempat menghebohkan media sosial. Di balik aksi kejar-kejaran tersebut, ternyata pengemudi mobil dan pengendara motor saling mengenal dan bahkan disebut berencana membuka usaha warung kopi bersama.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh mengatakan insiden tersebut diduga dipicu perselisihan pribadi dan tuduhan pelecehan. Polisi kini masih mendalami keterangan dari kedua belah pihak untuk memastikan duduk perkara sebenarnya.

“Mereka berdua saling kenal. Saudara A ini merupakan kenalan Hermadi yang berencana hendak menjalankan usaha warung kopi bersama di kawasan Tanjung Barangan,” ujar Fauzi, Senin (10/8/2026).

Persoalan bermula pada Jumat (7/8/2026), ketika Hermadi (58) menemui A untuk menanyakan keberadaan alat pengolahan biji kopi dan perlengkapan kafe yang uangnya telah dititipkan kepada A.

Perlengkapan tersebut ternyata belum siap. Hermadi kemudian mengajak A menuju mess tempat usahanya di kawasan Tanjung Barangan menggunakan mobil Toyota Avanza.

Sesampainya di mess, A meminta izin untuk beristirahat. Keduanya kemudian sama-sama tertidur di lokasi tersebut.

Namun, situasi berubah setelah A terbangun.

Berdasarkan keterangan Hermadi kepada penyidik, A kemudian menuduh dirinya melakukan pelecehan seksual. A yang tidak terima dengan situasi tersebut lalu meninggalkan lokasi.

Perselisihan itu ternyata belum berakhir. Ketika Hermadi hendak pulang, mobilnya disebut dihadang A bersama pihak keluarganya yang menggunakan sepeda motor.

Baca Juga: Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Menurut keterangan pelapor kepada polisi, penghadangan tersebut berlangsung dalam situasi tegang. Hermadi mengaku merasa terancam sehingga berusaha meninggalkan lokasi dengan memacu mobilnya.

Dari sinilah aksi kejar-kejaran antara Avanza dan Vixion tersebut terjadi. Aksi tersebut berlangsung ketika kondisi jalan sedang mengalami kemacetan.

Menurut polisi, A diduga melempar batu ke arah mobil Hermadi hingga kaca belakang Avanza pecah. A kemudian kembali menghadang laju mobil menggunakan sepeda motornya.

Dalam kondisi panik dan merasa terdesak, Hermadi memajukan mobilnya hingga menabrak sepeda motor A. Motor Vixion tersebut kemudian terseret mobil Avanza. Momen inilah yang kemudian direkam warga dan beredar luas di media sosial.

Namun, rangkaian kejadian tidak berhenti setelah aksi kejar-kejaran tersebut.

Tempat usaha milik Hermadi di kawasan Tanjung Barangan juga dilaporkan mengalami kerusakan setelah didatangi sejumlah orang yang belum diketahui identitasnya. “Akibat dari rangkaian peristiwa ini, pelapor mengalami kerugian materiel berupa kerusakan kaca belakang mobil. Selain itu, kaca ruko tempat usaha pelapor, meja keramik, serta jendela dan pintu mess juga dilaporkan dalam kondisi pecah dan rusak berat,” kata Fauzi.

Load More