"Cerita diperjalanan itu pastinya banyak, begitu juga kendala di perjalanan pasti ada tapi alhamdulillah cuma kendala minor, gak berat," imbuhnya.
Untuk merealisasikan perjalanan mudik tersebut, Veri mengatakan tidak terlalu banyak persiapan. Ia hanya menyiapkan kondisi fisik yang fit supaya tubuh tidak terkejut.
Dia pun menyarankan untuk membiasakan bersepeda seharian dengan total jarak tempuh minimal 100 kilometer. "Di tengah hari bolong juga gak apa, yang penting badan punya feel-nya sendiri," jelasnya
Veri juga menyampaikan, hal terpenting lainnya pada sisi pengendalian mental dan emosi. Sementara itu, untuk manajemen waktu, ia mengaku tidak terlalu ribet.
Menurutnya tolok ukur ada pada kemampuan diri sendiri dan tidak perlu memaksakan diri ketika jalan sendirian.
"Misal gini, dengan kondisi sepeda dan barang yang saya bawa, saya bisa menempuh jarak 20 kilometer dengan waktu 1 jam. Jadi buat 100 kilometer bisa 5 jam. kalo start jam 6 pagi, jam 11 sudah dapat 100 kilometer. Nah tinggal tambah faktor lainnya seperti cuaca, medan jalan, stamina, waktu istirahat," terang Veri.
Dengan estimasi tersebut dalam satu hari dirinya bisa menempuh lebih dari 100 kilometer. Kemudian akan butuh waktu 4 hari untuk perjalanan mudik Serpong - Palembang dengan mengayuh hanya pada siang hari.
Untuk waktu malam, Veri tidak melakukan perjalanan. Saat kondisi gelap tersebut menjadi waktu baginya istirahat dan mengisi stamina kembali.
Dia pun memanfaatkan pos polisi pengamanan mudik, masjid, dan pos pengamanan yang dibuat masyarakat lokal sebagai tempat rehat pada malam hari.
Baca Juga: Polwan di Sumsel Suci Trending Twitter, Ceritakan Suami Berselingkuh "Layangan Putus" Versi ASN
Kontributor: Melati Putri Arsika
Tag
Berita Terkait
-
Viral Emak-Emak Mengaku Crazy Rich Prabumulih yang Ingin Bikin Villa, Endingnya Bikin Ngakak
-
Hantam Truk Kontainer, 10 Penumpang Minibus Xenia Alami Luka Berat dan Ringan
-
Setahun Sidang Korupsi Masjid Sriwijaya: Mantan Gubernur Alex Noerdin Divonis Tiga Minggu Lagi
-
Polwan di Sumsel Suci Trending Twitter, Ceritakan Suami Berselingkuh "Layangan Putus" Versi ASN
-
Ekspor CPO Telah Dilarang, Minyak Goreng Curah Masih Kosong di Pasar Tradisional Palembang
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Balita 2 Tahun Korban Kebakaran di Gandus Meninggal, Tiga Anak Sempat Terjebak di Dalam Rumah
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel