- Bank Sumsel Babel melaksanakan program perbaikan rumah tidak layak huni di Kelurahan 11 Ulu Palembang pada 5 Mei 2026.
- Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah dengan menyediakan hunian yang aman, sehat, dan juga nyaman.
- Bank Sumsel Babel telah memperbaiki hampir 200 unit rumah melalui kolaborasi bersama pemerintah di wilayah operasional perusahaan tersebut.
SuaraSumsel.id - Di tengah upaya pemerintah memperkuat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Bank Sumsel Babel (BSB) kembali menghadirkan aksi nyata melalui Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2026 di Kelurahan 11 Ulu, Palembang, Selasa (5/5/2026).
Program sosial dari Bank Sumsel Babel tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat tinggal di rumah yang lebih aman dan layak. Salah satu penerima bantuan RTLH Bank Sumsel Babel adalah Nurmalinda, seorang ibu tunggal dengan tiga anak yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online.
Sebelum menerima bantuan dari Bank Sumsel Babel, Nurmalinda tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan. Sebagai tulang punggung keluarga, ia harus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan anak-anaknya.
Kini, melalui bantuan rumah layak huni dari Bank Sumsel Babel, Nurmalinda dan keluarganya memiliki tempat tinggal yang lebih nyaman untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
“Bagi saya, rumah ini adalah jawaban dari doa anak-anak saya. Terima kasih Bank Sumsel Babel telah memberikan tempat tinggal yang layak bagi kami,” ujar Nurmalinda dengan mata berkaca-kaca.
Direktur Operasional Bank Sumsel Babel, Festero Mohammad Papeko mengatakan program RTLH merupakan bagian dari komitmen Bank Sumsel Babel dalam mendukung program pemerintah memperkuat jaring pengaman sosial dan menekan angka kemiskinan di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
Menurutnya, Bank Sumsel Babel meyakini rumah layak huni menjadi fondasi penting bagi kesehatan, keamanan, dan produktivitas keluarga penerima manfaat.
“Melalui program RTLH ini, Bank Sumsel Babel ingin terus tumbuh bersama masyarakat dan menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan warga yang membutuhkan,” ujar Festero.
Sejak program RTLH dijalankan secara intensif, Bank Sumsel Babel telah membangun dan memperbaiki hampir 200 unit rumah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Program CSR Bank Sumsel Babel tersebut dijalankan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya.
Baca Juga: Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
Realisasi bantuan RTLH Bank Sumsel Babel juga dilakukan melalui kolaborasi bersama pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat.
Bagi Bank Sumsel Babel, setiap rumah yang diperbaiki bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol kepedulian, rasa aman, dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Berita Terkait
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Warga Palembang Dijanjikan Imbalan Jika Rekam Pembuang Sampah, Efektifkah?
-
Pensiunan ASN Kini Tak Perlu Antre Lama, Ini Kemudahan Baru dari Bank Sumsel Babel
-
Heboh Razia Ilegal Berujung Pergantian Kadishub, Bagaimana dengan Banjir Palembang?
-
Bank Sumsel Babel dan PT Taspen Hadirkan Layanan Pembayaran yang Lebih Terintegrasi
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Makin Meriah Bareng BRImo, Ada Cashback hingga Aktivitas Berhadiah
-
PHR dan Kejaksaan Agung Kawal Kerja Sama Produksi Sumur Minyak BUMD, Koperasi, dan UMKM
-
Dari Energi untuk Negeri, Kilang Plaju Hadirkan Harapan Dengan Donor Darah
-
Sumsel Raih 3 Penghargaan TPID dan TP2DD Awards 2026
-
Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?