SuaraSumsel.id - Bagi pemudik yang melintasi Provinsi Jambi, terdapat jalur alternatif yang dapat dipergunakan menuju Muara Bulian via Kabupaten Batanghari.
Pantuannya pada h-3 Lebaran, jalur alternatif ini ramai dipergunakan pemudik.
Pantauan di jalan nes, tampak ramai pemudik menggunakan nomor kendaraan bermotor dari luar Provinsi Jambi yang menggunakan jalur alternatif tersebut. Dalam satu menit terpantau 100 kendaraan yang melintas baik dari arah Jambi-Bulian maupun arah sebaliknya.
Ade Caniago, pemudik yang tengah beristirahat di bahu jalan nes mengatakan Ia mengetahui jalur alternatif tersebut dari temannya. Dimana ade melakukan perjalanan mudik dari Kampung Laut, Kabupaten Tanjab Timur Provinsi Jambi menuju Provinsi Sumatera Barat.
"Tahu dari teman, katanya jalur alternatif ini selisihnya 15 kilometer dibandingkan dengan jalan lintas sumatera Jambi-Muara Bulian," kata Ade Caniago.
Jalan alternatif tersebut dapat dimanfaatkan pemudik dari arah Kota Jambi hendak menuju Sumatera Barat atau Sumatera selatan via Kabupaten Bungo dan Kabupaten Sarolangun.
Sementara itu pada H-3 hari raya Idul Fitri di jalur lintas Sumatera Jambi-Muara Bulian arus lalu lintas terpantau padat lancar pada jalur alternatif sepanjang 65 km tersebut.
Pada arus mudik angkutan batu bara yang biasa mendominasi jalur tersebut sudah tidak operasional hingga arus balik hari raya Idul Fitri 1443 hijriah tahun 2022. (ANTARA)
Baca Juga: 300 Warga Sumsel Manfaatkan Mudik Gratis Pemprov, Bakal Jadi Program Tahunan Gubernur Herman Deru
Tag
Berita Terkait
-
300 Warga Sumsel Manfaatkan Mudik Gratis Pemprov, Bakal Jadi Program Tahunan Gubernur Herman Deru
-
BMKG Ingatkan Pemudik: Cuaca Sumsel H-2 Lebaran, Sabtu 30 April 2022 Diguyur Hujan di Siang Hari
-
Dikawal dari Lampung hingga Palembang, Pemudik Diingatkan Waspada di Titik-Titik Rawan Begal
-
Kejam! Ibu dan Anak Berusia 5 Tahun di Palembang Disekap dan Disiksa Hampir Empat Bulan
-
Jadwal Imsak Kota Lubuklinggau Hari Ini, Sabtu 30 April 2022
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?