SuaraSumsel.id - Video penangkapan kakek di Palembang, Sumatera Selatan viral di media sosial. Tampak empat anggota Polres Palembang menangkap pria yang menggunakan peci putih sekaligus baju loreng mirip anggota TNI.
Penangkapan yang terjadi di pasar 16 Palembang ini pun dikomentari netizen dengan emosi. Menurut mereka, membawa senjata tajam di pasar mungkin bisa dimaklumi, misalnya dia adalah seorang pedagang daging yang membutuhkan pisau saat berdagang.
Di video tersebut, empat anggota polisi tampak menyergap pria yang diperkirakan sudah berusia 50 tahun. Mereka langsung menidurkan pria tersebut di tanah. Polisi pun memperlihatkan sajam yang sudah berhasil diamankan.
Emosi netizen bertambah saat pria tersebut dipegang erat oleh empat polisi sekaligus. Komentar netizen tampak emosi terlihat di akun kabarnegri.
Akun ini membuat narasi yang singkat, "Pengamanan seorang laki laki yang membawa senjata tajam di palembang. SEMANAGAT TRUS KANG FIT," tulisnya.
Sementara netizen sudah terlanjut emosi dengan menuliskan komentar pedas.
"Itu buat dagang pisang duren emang biasanya pakai pisau saya juga dagang durian tiap hari pakai pisau disarungin gitu diselipin dipanggang jangan asal nangkep Napa,pak po," ujar agus_tio83.
"buat Motong ayam...lha saya klau beli pisau baru di pasar karena pisau lama tumpul...saya Taru jok..harusnya di bungkus koran atau kertas...kalau si pedagang nya ada stock buat bungkus nya," ujar netizen lainnya.
"Udah su'udzhon aja sama orang tua, siapa tau tukang daging," kiromullail_hamid
"Nangkep aki² ajah sampe bergerombol, nangkep koruptor pada ilang kunci motorny," tanzilal_n_i.
"Lah klo dia ternyata tukang rujak gimana ?," ujar tammam_galihway.
Penangkapan pria paruh baya ini dibenarkan oleh pihak kepolisian di Palembang. Pada mulanya, pria ini kedapatan menggunakan baju loreng mirip TNI, lalu dipinggangnya juga terdapat senjata tajam jenis pisau.
Saat polisi menanyakan identitasnya, pria ini mengaku sebagai Kolonel Yon Kaveleri. Saat ditanya identitas, pria ini pun menjawab dengan ngelantur.
“Aku lagi jago (aku lagi jaga) mess Pertamina samo (sama) Hotel Princes, makonyo bawa lading (makanya bawa pisau). Aku ini Kolonel Yon Kaveleri, idak lamo lagi (tidak lama lagi) jadi Mayor Kaveleri,” katanya sambil tersenyum lebar.
Polisi pun memeriksa dompet yang ditemukan kertas putih bertulis Mayor Yon Kaveleri yang dianggap pria paruh baya ini sebagai identitas diri atau KTP.
Tag
Berita Terkait
-
Pemukiman Padat Penduduk di Palembang Terbakar Saat Sahur, Satu Rumah Ludes Dilalap Api
-
Truk Modifikasi Pengangkut Solar di Lubuklinggau Meledak Saat Dilas, Sopir Truk Tewas Terpental
-
Jadwal Imsak Kota Pagar Alam Hari Ini, Kamis 14 April 2022
-
Jadwal Imsak Kota Lubuklinggau Hari Ini, Kamis 14 April 2022
-
Jadwal Imsak Kota Prabumulih Hari Ini, Kamis 14 April 2022
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran
-
Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol
-
Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang
-
Rakor Dipimpin Gubernur Herman Deru, Benarkah Banjir Palembang Segera Teratasi?