SuaraSumsel.id - Pada pagi ini, Marshel Widianto diperiksa polisi terkait namanya yang disebut sebagai pembeli video porno Dea OnlyFans. Menanggapi pemeriksaan ini, Bintang Emon ikut angkat bicara.
Di media sosialnya dia memberikan sindiran menohok pada polisi atas pemeriksaan video porno tersebut. Dalam unggahan itu, Bintang Emon memarodikan aparat penegak hukum yang meminta anggaran pemerintah untuk melaksanakan tugasnya.
"Negara, minta duit buat penyelesaian dan penyelidikan masalah yang ada di masyarakat," ucap Bintang Emon.
Usai mendapat uang, Bintang Emon dimintai memberantas sejumlah peristiwa yang tengah hangat terjadi.
"Ini premanisme masih banyak, tes bikin SIM masih susah, klitih lagi rame tuh, ada yang beli bokep juga," kata seorang lawan main Bintang Emon.
Bintang Emon menyindir aparat penegak hukum yang terkesan kepanasan lantaran menganggap pembelian video porno termasuk dalam kategori kriminal.
"Hah siapa yang beli bokep? Harus kita usut segera," tuturnya seraya memasang air muka kaget.
Perihal sindiran Bintang Emon ini, sejumlah netizen ikut memberikan komentar dan respons yang beragam.
"Padahal biarin aje udah pada gede ini," ujar netizen lain.
"Sungguh menyentil ginjal oknum tertentu," ucap netizen lainnya.
"Giliran ngurus yang beginian gercep banget," tulis seorang netizen.
Marshel Widianto dipanggil polisi untuk dimintai keterangan perihal video syur Dea OnlyFans pada Kamis (7/4/2022) pada pukul 10.00 WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Marshel Widianto Hadir di Polda Metro Jaya, Sempat Emosional dan Sampaikan Ini ke Wartawan
-
Respon Santai Marshel Widianto soal Kasus Video Dea Onlyfans: Mohon Maaf dan Minta Tanggapan Lesti
-
Sindir Telak Kasus Marshel, Publik Takut Bintang Emon Kena Hal Ini: Hati-hati Bang, Ada Tukang Bakso depan Rumah
-
Tiba di Polda, Marshel Widianto Emosi Sampai Mengumpat Jelang Diperiksa Polisi
-
Diperiksa Polisi Gegara Beli Puluhan Video Porno Dea Onlyfans, Marshel Widianto: Aku Emang Nakal
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda