SuaraSumsel.id - Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menyebutkan bahwa sebanyak 13,8 ribu vaksin Covid-19 jenis Moderna pada 3 April telah kadaluarsa.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan bahwa total seluruh vaksin Covid-19 jenis AstraZaneca dan Moderna yang telah kadaluarsa sebanyak 14,9 ribu dosis.
"Kami sudah mengupayakan secara optimal agar tidak ada vaksin yang kadaluarsa tapi masih ada vaksin yang kadaluarsa," kata Herwan di Bengkulu, Selasa (5/4/2022).
Untuk vaksin Covid-19 jenis Moderna, paling banyak berasal dari Kabupaten Bengkulu Utara yaitu mencapai 7,6 ribu dosis. Kemudian Kabupaten Bengkulu Tengah sekitar 1,9 ribu, Kabupaten Seluma sebanyak 1,6 ribu dosis, Kabupaten Lebong sekitar 726 dosis.
Lalu, Kabupaten Kaur 686 dosis, Kota Bengkulu 658 dosis, Kabupaten Kepahiang sekitar 266 dosis, Kabupaten Bengkulu Selatan sekitar 168 dosis. Serta dosis vaksin yang paling sedikit kadaluarsa berasal dari Kabupaten Mukomuko sekitar 84 dosis dan Kabupaten Rejang Lebong yaitu 58 dosis.
Saat ini pihaknya telah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan tingkat Kabupaten dan Kota untuk melakukan pengecekan terhadap vaksin yang kadaluarsa khususnya jenis AstraZaneca dan Moderna.
"Agar segera dipisahkan dengan vaksin yang masa kadaluarsanya masih lama," ujarnya.
Untuk pemusnahan vaksin kadaluarsa, pihaknya masih menunggu perintah dari Kementerian Kesehatan terkait bagaimana mekanisme pemusnahan sesuai dengan prosedur yang ditentukan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bobol Rp7,8 Miliar Lewat 355 Kontrak Fiktif, Eks Surveyor FIF Palembang Diseret ke Pengadilan
-
Gemas Banget! 7 Cushion Lokal dengan Kemasan Estetik yang Bikin Kalap Pengen Koleksi
-
Petani Buah Naga Naik Kelas Berkat Program Klasterku Hidupku BRI
-
Sungai Lematang dan Lengi Meluap, Ratusan Warga Muara Enim Terdampak Banjir
-
BRI Gandeng BP Batam & Kemenkop: Akses Pembiayaan UMKM di Zona Perdagangan Bebas Makin Mudah