SuaraSumsel.id - Perhelatan motoGP di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat mencuri perhatian publik. Tidak hanya mereka yang hadir langsung dan menyaksikan, namun warganet pun ikut turut meramaikannya.
Bukan hanya soal prestasi yang bakal dicetak para pebalap internasional ini di perhelatan ini, keberadaan pawang hujan Rara Isti Wulandari atau lebih dikenal mbak Rara pun tetiba ramai dibahas.
Minggu (20/1/2022) saat race Moto GP Mandalika akan dimulai, hujan kembali menguyur sirkuit ini. Dalam situasi menunggu hujan, ternyata sosok mbak Rara, muncul.
Sama seperti ritual sebelumnya, Rara pun kembali masuk ke sirkuit. Kehadirannya pun kembali ramai jadi sorotan. Saat penonton ramai bersorak dan menunggu hujan reda, Rara muncul ke sirkuit.
Kehadiran Rara pun membuat pebalap dan official melongok. Aksi pawang hujan ini pun juga ramai terekam penonton.
Aksi mbak Rara ini pun kemudian viral dan ramai dibahas netizen.
"Masalah hujan atau tidak itu urusan Tuhan namun sebagai manusia tetap harus berusaha," ujar netizen.
"Sumpah gua malu anjir wkwkwkwkw," ujar netizen lainnya.
"Pawang hujan mendunia," ujar netizen lainnya,
"Pawang hujan go internasional," kata netizen lainnya.
Warganet lainnya mengomentari dengan mengajak lebih bersyukur.
Baca Juga: Okupansi Hotel di Sumsel Kini Capai 70 Persen, Usai Syarat Tes PCR/Antigen Dicabut Pemerintah
"Hujan itu Rahmat dari Allah.. selagi tidak membawa musibah, bersyukur ajah yuk
"Lombok nih bos, bukan maen",antok_dunyukk
Tag
Berita Terkait
-
Tak Pakai Pawang, Rasulullah Pernah Memohon Hujan Dialihkan, Begini Bacaan Doa Mengalihkan Hujan
-
Indonesia Nih Boss! Viral Pawang Hujan Beraksi di Tengah Sirkuit Mandalika, Pihak MotoGP Syok Hujan Langsung Berhenti
-
Akun Twitter Resmi MotoGP Berikan Tanggapan Terkait Kinerja Pawang Hujan di Sirkuit Mandalika, "It Worked!"
-
Warganet Ramai Bahas Hujan Sirkuit Mandalika, Honor Pawang Hujan Mbak Rara Ternyata Capai Ratusan Juta
-
Mandalika Diguyur Hujan Jelang Balap MotoGP, Netizen: Pawang Hujan Jadi Sorotan Dunia
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?