SuaraSumsel.id - Aktor Mohammad Aliff Alli bin Ali Dad Khan alias Aliff Alli ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan akta lahir anak.
Penetapan tersangka Aliff Alli ini dilakukan dalam gelar perkara yang dilaksanakan penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tadi malam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, Aliff ditetapkan sebagai tersangka setelah yang bersangkutan diperiksa pada Selasa (1/3/2022), dan penyidik mengantongi alat bukti yang mencukupi untuk penetapan tersangka.
Pihak kepolisian mengungkapkan, meskipun adik dari pemain sinetron Miller Khan itu dianggap kooperatif saat menjalani pemeriksaan, penyidik tetap melakukan penahanan terhadap Aliff Alli.
"Mulai tadi malam penetapan tersangka dan juga dilakukan penahanan," kata Zulpan.
Lebih lanjut Zulpan mengatakan, Alif Ali terancam hukuman tujuh tahun penjara atas kasus pemalsuan dokumen tersebut.
Kasus yang menjerat Aliff diketahui berawal dari laporan mantan istrinya, Aska Ongi, pada Februari 2020.
Dalam laporannya Aska menyertakan barang bukti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga asli miliknya.
Alat bukti yang dibawa Aska berkaitan dengan perubahan KTP dan pencantuman nama ayah di akta kelahiran, padahal selama ini pernikahan hanya dilakukan secara siri. (ANTARA)
Baca Juga: Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Dokumen, Aliff Alli Resmi Ditahan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?