Selain pesatnya partisipasi masyarakat dari berbagai sektor, Abdullah mengatakan kalau delapan kabupaten/kota tersebut akan mengalami kehilangan ikatan emosional dengan Sumsel.
"Dampak buruknya kemungkinan pada ikatan terhadap Sumsel akan mulai renggang Karena mereka sudah ada provinsi baru. Jadi mereka pastinya tidak menyebut sebagai orang Sumsel lagi tetapi Sumsel barat," jelasnya.
Maka dari itu, Abdullah menekankan untuk para penggerak harus membuat interaksi yang sudah terjadi saat ini tetap bisa berjalan seperti biasa dan tidak pudar
"Banyak positifnya kalau kita lihat-lihat, daerah terpencil bisa menjadi maju. Tetapi interaksi masyarakat di Sumsel saat ini dengan delapan kabupaten itu jangan sampai renggang apalagi pudar," pungkasnya.
Kontributor: Melati Putri R
Tag
Berita Terkait
-
Wacana Pemilu 2024 Ditunda, Elit Politik di Sumsel Cenderung Pilih Wait And See
-
Belum Penuh Jalankan Prinsip Syariah, Baru 176 Koperasi Berlabel Syariah di Sumsel
-
Sektor Pertambangan Sumsel Merosot 67 Persen, Gegara Larangan Ekspor Batu Bara Awal 2022
-
Prakiraan Cuaca 1 Maret 2022, Sembilan Wilayah di Sumsel Ini Diguyur Hujan Disertai Kilat
-
Usulan Pemekaran 8 Kabupaten/Kota Jadi Sumatera Selatan Barat Viral, Warganet Cenderung Mendukung
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?