SuaraSumsel.id - Peristiwa kecelakaan maut yang terjadi di ruas Jalan Lintas Palembang-Prabumulih, di wilayah Desa Lorok, Inderalaya Utara, Ogan Ilir, memasuki babak baru. Pengendara mobil Toyota Calya bernomor polisi BG 1383 FP yang menabrak sepeda motor merk Honda dengan nopol 4476 BAV, menyerahkan diri.
Diketahui jika pengemudi mobil Tpyota Calya, ialah Sonny (25), warga Desa Bunglai, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), sempat melarikan usai kecelakaan tersebut terjadi.
"Saya takut, bingung, perasaan bercampur aduk. Saya ingin membantu korban, tapi karena takut diamuk massa, jadi saya melarikan diri,” kata Sonny di Ruang Satlantas Polres Ogan Ilir, Kamis (10/2/2022).
“Karena saudara saya itu mau terapi ke Palembang, jadi saya ingin cepat ke Palembang. Saya tidak ngebut hanya jalan 60 kilometer. Saya juga menunggu bapak saya datang dulu untuk menjemput saya di pinggir jalan. Saya ini, rencananya mau nikah Maret nanti kalau begini bagaimana?,” katanya dengan nada sedih.
Tersangka juga mengaku menyesal atas kejadian ini dan memohon maaf kepada pihak keluarga korban. “Atas kejadian ini saya memohon maaf karena kelalaian saya. Saya juga tidak ingin seperti ini, tidak mau dapat musibah seperti ini. Mohon maaf dengan sangat kepada keluarga,” jelasnya.
Diketahui dari kecelakaan tersebut, menewaskan satu orang korban Faisal, sedangkan dua korban lainnya mengalami kritis. Mobil Toyota Calya yang menambrak sepeda motor ketiga korban diamankan petugas.
Mobil maut tersebut berhasil dihentikan paksa petugas di wilayah Tebing Gerinting, Inderalaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir.
Berita Terkait
-
Viral Pengeroyokan di SPBU Golf hingga Bawa Celurit, Penyebabnya Sepele Karena Hal Ini
-
Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Sumsel Naik 12 Persen, Kadinkes: Masyarakat Diharap Disiplin
-
Prakiraan Cuaca Sumsel 10 Februari 2022, Berikut Daerah di Sumsel Bakal Hujan dan Berkabut
-
Mantan Sekwan Pali Ditangkap Setelah Dua Tahun Buron, Bersembunyi di Desa Wanasari Purwakarta
-
Puluhan Warga Desa Wadas Ditangkap Polisi, Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Hal Ini
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?