SuaraSumsel.id - Angka positif COVID-19 di Palembang, Sumatera Selatan meningkat dalam beberapa pekan lalu. Namun, Pemerintah Kota atau Pemkot Palembang tetap menggelar pelaksanaan Festival Sekanak-Lambidaro.
Pantuannya, peserta yang datang membludak. Belum lagi, saat malam hari saat penampilan artis ibu kota di panggung utama. Sejak dibuka siang hari, jumlah pengunjung makin membludak.
Tidak sedikit pun, pengunjung yang tidak menggunakan masker dan menjaga protokol kesehatan atau prokes. Pelaksaan Festival yang digelar selama dua hari ini, yakni 5-6 Februari ini dipadati pengunjung.
Meski berlangsung di luar ruangan, namun penonton dan pengunjung tidak terkendali. Mereka pun cendrung abai dengan kewajiban menggunakan masker.
Pada malam harinya, informasinya terjadi pembubaran atas festival. Hal ini sesuai dengan rapat koordinasi yang berlangsung antara pihak kepolisian dan pemerintah kota Palembang.
Pihak kepolisian juga mengevaluasi pelaksanaan festival pada hari kedua ini, Minggu (6/2/2022). Pelaksanaan festival juga diminta hanya berlangsung sampai sore hari.
Pelaksanaan festival hingga malam hari, tidak diperkenankan. Edaran ini beredar, sebagai pemberitahuan bersama.
Dibuka Gubernur Sumsel dan Wali Kota Palembang
Wisata baru Sekanak Lambidaro di Jalan KH Dahlan Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil, resmi dibuka untuk umum sebagai tempat wisata baru di Kota Palembang.
Baca Juga: Polisi Buru Pemiilik Kebun Ganja Berkedok Kebun Kopi di OKU Sumsel
Wisata baru yang terletak di tengah kota menawarkan banyak spot foto baru bagi berswafoto.
Menurut Gubernur Herman Deru, mengembalikan keindahan serta fungsi anak sungai mulai dari merestorasi beberapa bagian aliran Sungai Sekanak dari Jeramba Karang menjadi komitmen Pemerintah.
Pemerintah Kota Palembang, tepat pada Juli 2019 memulai merestorasi Sungai Sekanak Lambidaro.“Di tahun 2020 kita mendapat bantuan dari Pemerintahan Ausralia untuk membangunan IPAL dan difokuskan ke Sungai Sekanak,” kata Wali Kota Harnojoyo.
Kasus COVID-19 Palembang Naik
Jumlah kasus COVID-19 di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), meningkat dari 170 kasus per Kamis (3/2/2022) menjadi 313 kasus per Jumat (4/2/2022).
Berita Terkait
-
Polisi Buru Pemiilik Kebun Ganja Berkedok Kebun Kopi di OKU Sumsel
-
Siswi SMP di Palembang Diperkosa 3 Pemuda di Penginapan
-
Festival Sungai Sekanak Lambidaro di Palembang Digelar, Warga Bisa Nikmati Kuliner Khas Daerah
-
Tren Peningkatan Kasus COVID-19 di Palembang, Dinas Kesehatan Lakukan Percepatan Vaksinasi Penguat
-
Kasus COVID-19 di Palembang Meningkat, Didominasi Pelaku Perjalanan dari Pulau Jawa
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat
-
Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?
-
Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim
-
Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot
-
Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?