SuaraSumsel.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu dan Lampung meminta warga Bengkulu mengganggu atau membunuh buaya yang muncul di daerah aliran sungai.
Peringatan ini disampaikan menyusul kemunculan buaya muara di aliran sungai Desa Urai, Kecamatan Ketahuan, Kabupaten Bengkulu Utara.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu Lampung Said Jauhari di Bengkulu, mengimbau warga berhati-hati saat melakukan aktivitas di daerah aliran sungai dan segera melapor ke BKSDA jika melihat buaya muncul.
BKSDA sudah memasang papan informasi berisi imbauan kepada warga agar berhati-hati saat beraktivitas di sungai yang menjadi habitat buaya.
BKSDA dengan dukungan aparat pemerintah desa akan memantau lokasi tempat buaya dilaporkan pernah muncul.
Kepala Satuan Tugas Polisi Kehutanan BKSDA Bengkulu Firmansyah mengatakan bahwa kemunculan buaya di daerah aliran sungai menimbulkan kekhawatiran warga.
"Masyarakat khawatir dengan keberadaan buaya tersebut," katanya.
Beberapa tahun lalu buaya pernah muncul di aliran sungai Desa Urai namun kemudian lama tidak muncul lagi. (ANTARA)
Baca Juga: Prakiraan Cuaca 29 Januari 2022: Sumsel Bakal Berawan Siang Ini
Berita Terkait
-
Lagi! Teror Harimau Masuk Kampung Di Bengkulu, Sapi Milik Panut Sekarat Diserang 'Raja Hutan'
-
Absennya Gempa Besar di Selat Sunda Jadi Perhatian Ilmuwan
-
Longsor di Tanjung Sakti Lahat Bikin 92.796 Pelanggan di Bengkulu Alami Pemadaman Listrik
-
Masih Alami Blank Spot, 78 Desa di Bengkulu Tidak Punya Akses Internet
-
Tower SUTT Roboh akibat Tanah Longsor, Listrik Sebagian Bengkulu Padam
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya
-
Bank Sumsel Babel Tawarkan 61 Objek Lelang Senilai Rp30 Miliar, Terbuka bagi Masyarakat
-
Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?
-
Kabut Asap Palembang Makin Mengkhawatirkan, Sekolah Tetap Masuk Pukul 08.00 WIB
-
Rp100 Juta per Jam, Berapa Uang Negara Habis untuk Water Bombing Karhutla Sumsel?