SuaraSumsel.id - Bajak laut yang kerap meresahkan Nelayan di perairan laut Pinang Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Tapi kisah bajak laut Harun alias Ucu (30) warga desa Sungai Sibur Kecamatan Sungai Menang, tergolong sial.
Kejadian berawal saat Kapal Motor (KM) Mulya Jaya RC yang mencari ikan di laut Pinang, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tetiba merapat ke perahu biru berlist merah putih.
Sampai di lambung kapal, pelaku langsung menodongkan dua pucuk senjata api atau senpi sambil mengancam para awak kapal. "Kalian mau mati semua ya!" ujarnya seraya marah-marah.
Pelaku memutari KM Mulya Jaya RC yang dinahkodai Waslom, warga Kelurahan Ujung Gebang Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu. Namun nahas tiba - tiba pelaku terpeleset dan terjatuh ke laut.
Melihat pelaku jatuh, korban Waslom langsung memerintahkan awak kapal lain untuk angkat jangkar dan segera menghubungi patroli Satpolair Polda di OKI.
"Pelaku pun ditangkap saat berada di laut bersama barang bukti berupa satu unit perahu warna biru list merah putih panjang 4 meter lebar 1 meter dengan digerakkan mesin merk Honda, serta memeriksa saksi-saksi dan berhasil dilumpuhkan," kata Kapolres OKI AKBP Dilli Yanto.
Atas perbuatannya pelaku diancam kurungan 15 tahun penjara karena melakukan pembajakan ditepi laut sesuai pasal 439 ayat (1) KUHPidana.
Peelaku ini ternyata juga terlibat perompakan tanggal 23 Mei 2020 sekitar pukul 08.00 WIB, di kapal laut Merk HOOPLA bendera Polandia dengan korban bernama Nowicki Tadeusz (70), pensiunan dokter hewan, warga Australia.
Baca Juga: PWNU Sumsel Dirikan Teknologi Sains Nahdlatul Ulama Sriwijaya, Segera Diresmikan
Saat itu kapal korban sedang mengalami kerusakan mesin di perairan desa Sungai Sibur.
Kontributor : Welly Jasrial Tanjung
Berita Terkait
-
Stok Minyak Goreng di Bulog Lahat Habis, Harga di Pasar Tradisional Belum juga Turun
-
Saksi Sidang Kasus Suap Dodi Reza Alex Ungkap Ada Catatan Khusus Untuk "Bos"
-
Maret, Harga Minyak Mentah Arab Saudi untuk Kawasan Asia Bakal Naik
-
Dugaan Kriminalisasi Petani Suka Mukti Mesuji, Ditangkap Tanpa Prosedur
-
PWNU Sumsel Dirikan Teknologi Sains Nahdlatul Ulama Sriwijaya, Segera Diresmikan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Waktu Imsak Palembang 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
Baru 3 Hari Lahir, Bayi Ini Diduga Ditawarkan Rp52 Juta di Palembang
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Terdakwa Korupsi Alex Noerdin Jalani Perawatan Intensif
-
Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel, Solusi Keuangan Terencana dengan Peluang Raih Toyota Rush
-
Kembalikan Kerugian Negara Rp750 Juta, Harnojoyo Hanya Dituntut 3,5 Tahun