SuaraSumsel.id - Makanan yang sudah melebihi batas konsumsi atau kadaluarsa masih ditemukan di pasar tradisional Palembang.Temuan makanan yang tidak layak dikonsumsi ini adalah hasil inspeksi mendadak (sidak) tim gabungan yang terdiri dari BPPOM, Pemkot Palembang.
Sidak dilakukan di pasar tradisional Lorong Temenggung, 17 Ilir Palembang. Kepala Bidang Pemeriksaan BPOM Palembang, Aquirina Leonora mengungkapkan jika dari sidak dua toko, terdapat beberapa produk yang expired. Produk ini masih dipajang di toko pedagang tersebut.
"Dari 10 item yang diperiksa, ada tujuh item yang expired, sedangkan dua item rusak," katanya, Rabu (29/12/2021).
Produk (item) yang diperiksa di antaranya saus, minyak wijen, minyak ikan, tauco, sambal terasi, sambal hijau, tepung gula dan lainnya.
Untuk beberapa produk yang tidak memenuhi ketentuan label, seperti kacang atom, kacang pedas, kacang almon dan lain sebagainya.
"Pedagang tidak memasang label asli dari kemasan asli, yang kemudian kemasan tersebut di-repack," katanya.
Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda mengharapkan pihak BPOM menelusuri produk lainnya yang masih disimpan oleh beberapa toko yang tidak layak untuk dijual.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Ganggu Penerbangan, 15 Pesawat Terdampak saat Jarak Pandang 400 Meter
-
Wamen LH Minta Perusahaan Bangun Infrastruktur Air untuk Cegah Karhutla Sumsel
-
Wisuda ke-8 USS, 109 Lulusan Ditantang Bawa Dampak bagi Masyarakat dan Dunia Kerja
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi
-
Pemprov Sumsel Janji Pulihkan Lahan Bekas Karhutla dengan Bibit, Bagaimana Mekanismenya?