SuaraSumsel.id - Guna mengejar target minimal vaksinasi 70 persen hingga akhir Desember 2021. Berbagai inovasi dilakukan menajak warga bersedia divaksin COVID-19. Salah satunya dengan memberikan hadiah hingga mendatangi dari rumah ke rumah.
“Capaian kita saat ini sudah 62 persen vaksinasi, Sisa 8 persen lagi dalam waktu 9 hari ke depan. Kita optimis bisa tercapai” Ungkap Bupati OKI Iskandar, saat meninjau vaksinasi massal di Taman Segitiga Emas Kayuagung, (21/12).
"Beri tahu sanak keluarga, tetangga, dan teman-teman agar datang untuk mendapatkan vaksinasi. Vaksin ini gunanya untuk memperkuat antibodi, untuk mencegah virus corona. Apalagi sekarang ini sudah ada varian baru dari virus corona yaitu Omicron,” Ujar Bupati Iskandar
Untuk meningkatkan antusiasme masyarakat melakukan vaksinasi, Pemerintah Kabupaten OKI bersama Forkopimda menyiapkan berbagai macam hadiah bagi seluruh peserta vaksinasi, mulai dari alat-alat rumah tangga hingga sepeda.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Iskandar berkesempatan untuk melakukan pengundian sekaligus penyerahan hadiah bagi beberapa masyarakat yang sudah divaksin.
"Terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir, Terimakasih juga kepada para tenaga kesehatan dan vaksinator yang sudah bekerja keras melayani masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi, semoga Kabupaten OKI dapat terbebas dari pandemi Virus Corona terutama terhindar dari Varian Omicron" pungkasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI Iwan Setiawan, S.KM. M.Kes menjelaskan bahwa Pemkab OKI optimis dalam 10 hari ke depan target 70 persen vaksinasi di OKI dapat tercapai
"Kami terus menggerakkan 32 Puskesmas bekerjasama dengan TNI, Polri, RSUD Kayuagung, RS Pratama Tugu Jaya, Polsek, Koramil, Jajaran Pemerintah Desa dan Kelurahan untuk bersama-sama melakukan percepatan vaksinasi ini, kami optimis dalam 10 hari ke depan, target 70 persen dapat tercapai" ujar Iwan
Baca Juga: Sumsel Gelar Pasar Murah Minyak Goreng di 9 Lokasi, Harga Jual Rp14.000 Per Kg
Berita Terkait
-
Usai Pembubaran Aksi Petani, Polisi Tetapkan 8 Warga Suka Mukti Jadi Tersangka
-
Usai Pembubaran Paksa karena Berkonflik PT. TMM, 8 Warga Suka Mukti Ditahan Polisi
-
36 Sertifikat Petani Dibatalkan saat Berkonflik PT. TMM, Komnas HAM Ingatkan Hal Ini
-
Tak Terselamatkan Sang Ibu, Bayi Empat Bulan di Sumsel Tewas Terpanggang
-
Usai Menduduki Lahan PT TMM, Petani Suka Mukti Dilaporkan Dua Kasus ke Polisi
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan
-
Apa Itu Senjata Rakitan Jenis Korek Api? Senjata yang Dipakai Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal
-
Saat HUT ke 80 Sumsel, Herman Deru Temui Massa Mahasiswa yang Demo Soal Transparansi Anggaran
-
Cara Melapor Jika Ada Pungli atau Titipan Saat SPMB 2026 di Palembang, Disdik Buka Kanal Pengaduan
-
Kampung Tua di Palembang yang Pernah Disinggahi Bung Karno Kini Jadi Lokasi Festival Kopi