SuaraSumsel.id - Sebanyak 25 narapidana dari Lembaga Permasyarakatan Sumsel dipindahkan ke Nusakambangan. Proses pemindahan dilakukan malam hari.
Dari 25 narapidana tersebut, sembilan di antaranya berkeputusan hukum tetap atau vonis hukuman mati.
Pantauan Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, proses pemindahan diawali dengan penjemputan satu persatu narapidana yang akan dipindahkan dari kamar hunian.
Sejumlah narapidana dari berbagai lapas di Sumsel dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dipindahkan ke Nusakambangan, Jumat (2/12/2021) malam.
Namun sebelum dipindahkan, seluruh narapidana dilakukan rapid test Covid-19 terlebih dahulu dan pemeriksaan kesehatan untuk selanjutnya diborgol dan masuk ke dalam bus.
“Pemindahan dilakukan terhadap 25 warga binaan dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan sudah kita laporkan prosesnya,” ujar Kalapas Kelas I Palembang, Kadiyono saat dihubungi, Sabtu (4/12/2021).
“Lebih dominan napi narkoba sisanya terjerat kasus pidana umum,” jelasnya.
Untuk rincinnya adalah 12 dari lapas Palembang yang sembilan di antaranya divonis hukuman mati. Delapan dari Lapas Kelas II Banyuasin dan sisanya dari Lapas Kayuagung dan Tanjung Raja.
mata rantai peredaran narkoba di Sumsel, termasuk di lapas/rutan sehingga tercipta kondisi yang lebih kondusif dan mewujudkan sumsel bersinar (bersih narkoba),” katanya.
Baca Juga: Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Terjadi di Sumsel Sepekan ke Depan
Tag
Berita Terkait
-
Bikin Adem! Eks Napiter Bersih-bersih Gereja di Sukoharjo Menyambut Hari Raya Natal
-
Tiga Narapidana Bandar Narkoba Asal Sumut Diterbangkan ke Lapas Nusakambangan
-
Lapas Padang Pariaman Digeledah, 3 Narapidana Positif Konsumsi Narkoba
-
Napi Perempuan di Bali Nekat Tenggak Detergen, Padahal Setiap Hari Terlihat Ceria
-
Mantan Narapidana Bom Bali Ungkap Peran Penting Masyarakat Tangani Terorisme
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?