SuaraSumsel.id - Permainan adu batal akan menjadi olahraga yang menarik. Kejuaraan Adu Bantal (Pillow Fight Championship/PFC) akan digelar secara live, dalam event pay-per-view di Florida pada 29 Januari 2022 mendatang.
Pria dengan impian mengubah permainan masa kecil menjadi olahraga tarung profesional, Steve Williams, mengatakan PFC menghadirkan semua drama pertarungan tangan kosong tanpa darah.
"Ini bukan sesuatu di mana Anda duduk di sana dan tertawa dan bulu-bulu beterbangan," kata Williams, CEO PFC, kepada Reuters, Sabtu.
"Ini serius, Ini pukulan keras dengan bantal khusus,"
"Satu-satunya perbedaan antara pertarungan kami dengan pertarungan MMA adalah tidak seorang pun yang terluka," katanya.
"Para petarung tidak suka disakiti, dan ada banyak orang yang tidak ingin melihat darah. Mereka ingin melihat kompetisi yang baik, mereka tidak ingin melihat kekerasan."
Fakta bahwa begitu banyak orang tumbuh dengan memukul saudara, teman, dan orang tua mereka dengan bantal membuat olahraga ini menyenangkan.
Ia harap akan membantu memasuki audiens baru.
"Anda bisa menyebutnya sebagai olahraga alternatif, tetapi kami pikir ini akan memiliki daya tarik utama," katanya.
Baca Juga: Pertamina Sebut 99 Titik SPBU Gunakan Listrik Surya, Juga Ada di Sumsel
"Pikirkan tentang bagaimana mereka memadukan musik country dengan musik rap dan menyatukan audiens yang beragam ini. Itulah yang kami lakukan, dan kami berharap ini membawa jenis penonton yang berbeda."
Pertarungan tiga ronde itu akan tersedia untuk disaksikan pada platform streaming olahraga FITE. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Jarang DIbahas, Ini Manfaat Olahraga Golf Bagi Kesehatan
-
Berat Badan Turun Belum Tentu karena Olahraga Berlebihan, Begini Penjelasannya
-
Novak Djokovic Ungkap Pentingnya Roger Federer bagi Olahraga Tenis
-
Puma Hadirkan Koleksi Baru, Olahraga Intensitas Tinggi Semakin Aman dan Nyaman
-
Olahraga Memicu Produksi Zat seperti Ganja di Dalam Tubuh, Bisa Mengurangi Peradangan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?