SuaraSumsel.id - Deklarasi mengusung Prabowo agar berpasangan dengan Pua Marahani sebagai pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk 2024.
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad terkejut dengan kehadiran kelompok relawan yang mendeklarasikan dukungan untuk ketua partainya, Prabowo Subianto.
Termasuk mengajukan agar berpasangan dengan Puan Maharani sebagai pasangan pada Pemilihan Presiden 2024.
Melansir Suara.com, Dasco tidak menyangka kelompok relawan langsung mendukung dua tokoh sekaligus.
Menurut Dasco masing-masing relawan hanya akan mendeklaraiskan dukungan untuk satu tokoh saja.
"Ya biasanya kalau deklarasi relawan itu kan mendukung satu calon, entah mau jadi calon presiden, kan banyak nih. Kami kaget juga ada yang sudah mendahului partai, relawannya justru sudah berkoalisi," kata Dasco di Kompleks Parlemen DPR, Jakarta, Kamis (4/11/2021).
Ditegaskan Dasco, Partai Gerindra tidak mengetahui dan tidak terkait atas dukungan berkoalisi ini.
"Mudah-mudahan saja bahwa deklarasi kemarin itu maksudnya baik. Karena tidak lazim, ini masih jauh sudah mendeklarasi pasangan calon, mudah-mudahan maksudnya baik," ujar Dasco.
Sama halnya disampaikan Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani yang mengklaim partainya tidak mengetahui adanya dukungan kepada Prabowo Subianto dan Puan Maharani.
Baca Juga: 1.200 Anak Sumsel Korban Pandemi COVID-19, Terbanyak di Palembang
"Saya tidak tahu, Gerindra tidak melakukan itu," kata Muzani seraya menegaskan jika partai Gerindra masih berkonsentrasi pada konsolidasi internal dan penguatan partai.
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
-
Bikin Koalisi Usung Prabowo-Puan di Pilpres 2024, Gerindra Kaget Ditikung Relawan
-
Fokus Konsolidasi Internal, Gerindra Pastikan Tidak Terkait Deklarasi Prabowo-Puan 2024
-
DPR Sudah Kantongi Dua Nama Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia
-
Soal Koalisi PDIP di Pilpres 2024, Junimart: Politik Dinamis, Last Minute Bisa Berubah
-
Kelompok Ini Deklarasikan Dukung Prabowo-Puan Maju Pilpres 2024
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang