SuaraSumsel.id - Seorang ibu muda di Kota Prabumulih harus berurusan dengan pihak Kepolisian karena membuat laporan palsu. Lindawati (26) membuat laporan palsu lantaran untuk takut motor diambil perusahaan pemberi kredit alias leasing. Ia mengaku berpura - pura mengaku dibegal agar sepeda motor yang masih dikreditnya tidak diambil leasing.
Akibat ulahnya Linda terancam hukuman selama 7 tahun penjara.
Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi melalui Kasat Reskrim Polsek Prabumulih Barat, Ipda Darmawan menuturkan sebelum warga Jalan Sungai Rotan RT 01 RW 04 Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih itu diringkus, Senin (18/10/2021) sekitar pukul 16.45 Wib, ia membuat laporan telah menjadi korban begal oleh dua orang tak dikenal.
Pelaku menghadang motor ketika melintas di kawasan Jalan Simpang Penimur Kelurahan Patih Galung kota Prabumulih. Akibat kejadian tersebut, dirinya kehilangan sepeda motor honda ADV warna merah BG 6503 CF.
Mendapat laporan tersebut, tim opsnal Polsek Prabumulih Barat melakukan penyelidikan. Dalam penyelidikan, tim menemukan adanya kejanggalan.
Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat mendapat informasi tentang keberadaan barang bukti sepeda motor yang dilaporkan hilang tersebut yaitu di kawasan Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.
"Petugas kami menuju lokasi dan berhasil mengamankan barang bukti motor, setelah itu petugas kami kembali mengintrogasi Lindawati. Setelah didesak tersangka mengaku kalau membuat laporan palsu," ujar Kanit Reskrim Ipda Darmawan.
Lindawati nekat membuat laporan palsu sebagai modus untuk mengelabuhi pihak Leasing karena tidak sanggup lagi untuk membayar angsuran kredit sepeda motor tersebut.
"Tersangka kami amankan berikut barang bukti 1 lembar Laporan Polisi, BAP (berita acara pemeriksaan polisi atas nama Lindawati dan 1 Unit sepeda motor Honda ADV Warna merah J BG 6503 CF berikut STNK," ujarnya.
Baca Juga: BKSDA Sumsel Lepasliarkan Delapan Satwa Dilindungi
Kontributor: Welly Jasrial Tanjung
Tag
Berita Terkait
-
Kibuli Polisi Ngaku Dibegal, Aulia Takut Dimarahi Emaknya karena Diperas Cewek Open BO
-
Kades Talang Buluh Pura-pura Dirampok biar Bisa Tilap BLT Warga
-
Ingin Dapat Klaim Asuransi Kendaraan, Dua Pemuda Nekat Bikin Laporan Polisi Palsu
-
Sungai Kelakar Meluap, 12 Kelurahan di Prabumulih Terendam Banjir
-
Prabumulih Dikepung Banjir, Warganet: Pak Ridho, Tolong Kami!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Sambut Tahun Kuda Api, BRI Hadirkan Imlek Prosperity 2026 Penuh Makna
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret