SuaraSumsel.id - Berniat bebas dari utang serta mendapatkan asuransi, dua pemuda asal Empatlawang dan Lahat, Sumatera Selatan nekat membuat laporan palsu ke polisi.
Kedua pelaku yakni Ekrik (26) warga Kota Gading Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empatlawang dan Johan (30) warga Tanjung Aur Kecamatan Kikim Tengah Kabupaten Lahat.
Melansir Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, Kapolres Empatlawang AKBP Patria Yudha Rahadian melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP Aidil Fitri M.M mengatakan, kedua pelaku membuat laporan ke Polsek Tebing Tinggi.
Jika keduanya kehilangan satu unit mobil pick up merek Suzuki, di depan kontrakan Ekrik Desa Lubuk Kelumpang, Senin (27/9/21).
“Kedua pelaku datang ke Polsek Tebing Tinggi untuk melapor, bahwa telah kehilangan satu unit mobil pick up merk Suzuki dengan no pol BG 8107 EK, di depan kontrakan Ekrik di Desa Lubuk Kelumpang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empatlawang, pada saat kejadian mobil sedang diparkirkan,” kata Aidil.
Setelah dilakukan penyelidikan oleh anggota Polsek Tebing Tinggi dengan fakta-fakta di lapangan dan hasil interogasi jika kejadian pencurian yang dilaporkan oleh kedua tersangka terbukti palsu.
"Keterangan kedua tersangka berubah-ubah sehingga membuat tim penyidik merasa janggal atas laporan kedua tersangka," ujar ia.
“Laporan pertama mengatakan kehilangan satu unit mobil pick up, dan laporan yang kedua mengatakan bahwa mobil tersebut telah dijual dengan harga Rp19 juta kepada saudara Hengki yang tidak tahu tempat tinggalnya,” ungkapnya.
“Barang bukti uang Rp12 juta tersebut mereka bilang sisa dari uang 19 juta, sisanya itu mereka bilang untuk memperbaiki mesin orgen tunggal, dan ternyata uang Rp12 juta tersebut memang uang pelaku untuk menipu pihak kepolisian,” ujarnya.
Baca Juga: Siapa Toni yang Disebut Beri Rp2,43 Miliar pada Alex Noerdin, Kertas Tertulis Sumsel Satu?
Berita Terkait
-
Takut Perselingkuhan Terbongkar, Ida Nekat Bikin Laporan Palsu Korban Begal
-
Mengaku Kena Begal di Tanjung Bintang, Dua Pemuda Ini Bohongi Polisi
-
Takut Dimarahi Orang Tua Karena Belanja Rp 20 Juta, Mahasiswi Ini Bikin Laporan Palsu
-
Kasus Penganiayaan di Sleman, Pelaku Sempat Buat Laporan Palsu Ngaku Diklitih
-
Takut Dimarahi Orang Tua, Wanita Ini Buat Laporan Palsu di Polresta Bandar Lampung
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot
-
Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla
-
Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar
-
51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor
-
PTBA dan UGM Uji Pupuk Kalium Humat dari Batu Bara untuk Tingkatkan Hasil Panen