SuaraSumsel.id - Tiga petinggi perusahaan investasi budaya ikan lele, PT. Darsa Harka Darussalam atau DHD ditahan polisi. Ketiganya ialah HW, komisaris, DS, mantan Dirut DS dan W
Kasubdit IV Renakta Kompol Masnoni mengatakan kasus investasi PT DHD Farm Indonesia telah dilakukan pemeriksaan terhadap 20 orang, mulai dari para operasional perusahaan, pengelola keuangan hingga pemasaran.
“Orang yang di tetapkan sebagai tersangka juga sudah dilakukan penahanan sesuai dengan pasal 372, 378 KUPH yang kami persangkakan,” ujarnya kepada wartawan Senin (18/10/2021).
Sejauh ini pihaknya sudah menerima laporan 10 orang korban, sedangkan yang melapor sebanyak 300 orang dengan nilai investasi Rp5,8 miliar.
“Untuk pendataan aset perusahaan PT DHD, berdasarkan keterangan tersangka kami sudah melakukan pendataan terhadap asset-aset perusahaan, dan selanjutnya akan dilakukan tindakan hukum termasuk penerapan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Sebagian investor yang ikut menanamkan modal investasi ikan lele organik resah. Sebagian mitra yang menjadi korban penipuan karena janji investasi yang dijanjikan tidak sesuai perjanjian.
Setidaknya korbannya sudah mencapai 300 lebih laporan.
Berita Terkait
-
Korban Investasi Ternak Lele DHD Farm Terus Bertambah, Kerugian Miliaran Rupiah
-
Tak Mampu Kembalikan Investasi Mitra, Direktur Keuangan DHD Farm Ditetapkan Tersangka
-
7 Tips Menghindari Investasi Bodong
-
Kasus Investasi Bodong Oknum Guru SD, Warga Dumai Tertipu Ratusan Juta
-
Investasi Bodong Balikpapan, Korban Capai 220 Orang, Salah Satunya Rugi Rp 400 Juta
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?